Viral Driver Perempuan Ojol Ditransfer Rp1 Juta dari Pelanggan Yang Tertidur



Viralmedia.Fun – Aprillyas, seorang pengemudi ojol wanita dari Bantul, Yogyakarta, tidak berharap untuk mendapatkan rejeki nomplok. Bukan pesanan durian dari pelanggan. Namun mentransfer uang sebesar Rp 1 juta untuk mengganti pesanan senilai Rp 51 ribu.


Dia mengatakan, uang itu adalah pengganti karena pelanggan ketiduran ketika April mengirimkan pesanan ke lokasi. Hingga saat itu, ia memberi pesanan kepada orang lain di area kompleks rumah pelanggan.


"Itu pesanan Kamis (7/4) pukul 13.12 WIB, saya mendapat pesanan atas nama Rahel. Awalnya pelanggan ingin ngobrol lagi di aplikasi," katanya kepada koil, Senin (13/4).


Namun, pelanggan tidak membalas pesan dari April ketika mereka akan mengirimkan pesanan. Dia hanya bisa menunggu di luar pos keamanan di area perumahan pelanggan. Karena perumahan membatasi pengunjung dari luar kompleks.


"Dituduh oleh penjaga-mas, dan aku sudah menghubunginya berkali-kali. Aku merasa kesal pada posisi lagi seperti ini, masih ada orang seperti ini," keluhnya.


"AKU KISAH, TENTANG HARI INI"
Saya ngalong, wilayah Jakal biasa. Pada 1:12 saya mendapat pesanan di Coffee Boss. Saya tidak sengaja menangkap SS ini, karena lokasinya kaya saya tahu banyak. Sekarang peringkat CS meyakinkan (⭐5), saya langsung membeli pesanan di restoran. pic.twitter.com/fYgyF8yNlK


– Aprillyas ™ (@M_Aprillyas_) 12 April 2020


Dia mengundurkan diri setelah menunggu sekitar 2 jam. Karena takut diskors, dia memberikan Rp. 51.000 perintah untuk penjaga keamanan di kompleks. Dia juga tulus tentang kehilangan uang.


"Sudah mencari nama dan punggung itu dan posisi GPS di rumah kos kebetulan dihubungi oleh bapak kos. Juga tidak ada penghuni bernama Rachel," katanya.


Tiba-tiba, sekitar pukul 3:00 malam. WIB, pelanggan mengirim pesan ke April. Yang mengejutkan, pelanggan mengirim Rp 1 juta untuk mengganti pesanan.


Setelah melihat ulasan dalam aplikasi, pelanggan ketiduran sambil menunggu pesanan.


"Tapi kenapa pada titik pengiriman tidak ada nama pelanggan. Ya, pikirkan saja secara positif, mungkin gunakan aplikasi teman," tambahnya.


April lalu berterima kasih kepada pelanggan.


"(Pelanggan) katakan saja semoga sukses kepada saudara perempuannya, setelah itu tidak akan ada lagi percakapan," tutup ojol wanita itu. (artikel asli kumparan.com)

__Terbit pada
13 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *