Tidak Menerima Penghinaan di Media Sosial, Polisikan Mansir Mudeng, Polres Gorontalo

GORONTALO, Viralmedia.Fun – Tidak dapat dihina melalui media sosial (media sosial) facebook, anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Suwandi Musa bersama dengan Ketua Komunitas Tekanan Gorontalo, Jerry Rumampuk melaporkan akun atas nama Mansir Mudeng ke Markas Besar Kepolisian Gorontalo, Senin 27 / 04/2020.

Suwandi Musa mengungkapkan, alasan dia melaporkan akun Mansir Mudeng demi penegakan hukum di Gorontalo.

Pos Mansir Mudeng
Foto: Pos Mansir Mudeng, (foto spesial).

"Saya keberatan dengan penghinaan yang dilakukan oleh saudara Mansir Mudeng di media sosial. Ini untuk mengingatkan kita semua agar berhati-hati dan bijaksana menggunakan media sosial," kata Kelvin kepada kru media setelah melakukan BAP di Peta SPKT Gorontalo.

"Saudara Mansir mengatakan dalam akun Facebooknya bahwa para petualang berbicara, dan memanggil wartawan yang kotor dan media yang nakal. Sekarang ini yang tidak bisa saya terima," kata Kelvin.

"Saya secara resmi menyatakan pernyataan itu sebagai anggota DPRD, yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan. Alhamdulillah, laporan saya sudah diterima, dan insya Allah akan segera ditindaklanjuti," tambah Kelvin.

Di tempat yang sama, Ketua Komunitas Tekanan Gorontalo, Jefry Rumampuk mengatakan, pihaknya tidak bisa menerima apa yang disebutkan oleh Mansur Mudeng di pos.

"Mewakili sejumlah jurnalis yang merupakan anggota Komunitas Penekan, saya melaporkan masalah tersebut ke Polda Gorontalo," kata Jefry,

Jefry mengungkapkan, sebelumnya dia telah mencoba berkomunikasi dengan Masrin Mudeng melalui akun Facebook untuk mempertanyakan maksud dan tujuan yang bersangkutan dengan menggunakan kata wartawan kotor dan media nakal.

"Jika menurutnya ada wartawan kotor dan media palsu, maka dia harus dengan jelas menyatakan siapa yang dimaksud. Itu artinya luas dan umum, sehingga itu berarti semua wartawan itu kotor dan semua media itu palsu," kata Jeffry.

"Saya sudah mencoba mengklarifikasi dan meminta mereka yang terkait untuk menjawab maksud dari jabatan mereka. Tetapi setelah beberapa jam tidak mendapatkan jawaban, kami memutuskan untuk melaporkan masalah tersebut ke Polda Gorontalo. Alhamdulillah, kami telah melaporkannya meskipun kami telah masih ada sesuatu untuk diselesaikan, "kata Jeffry. (Rollink).

__Terbit pada
27 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *