Setelah Lazio, Perwakilan AS Roma juga Mempertanyakan Kebijakan Pemerintah Italia

ROMA – Kebijakan pemerintah Italia untuk melarang sesi pelatihan membuat beberapa pihak tidak senang. Kali ini suara itu berasal dari tim medis AS Roma.

Sebelumnya kapten Lazio, Francesco Acerbi telah menyatakan kritik terhadap kebijakan pemerintah Italia. Seperti diketahui pada 4 Mei, pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa kegiatan olahraga yang sifatnya sendiri dapat dilakukan tetapi untuk kegiatan olahraga yang bersifat tim, hanya akan diizinkan pada 18 Mei.

Kebijakan ini sepertinya mendapat tentangan dari tokoh sepakbola. Setelah Francesco Acerbi, kini giliran Andrea Causarano menjadi kepala medis AS Roma yang membuat komentar serupa.

"Keputusan terakhir mengejutkan kami," kata kepala medis Roma Andrea Causarano kepada kantor berita ANSA.

"Sungguh menakjubkan melihat bagaimana sepakbola dibedakan dari olahraga lain. Ini hampir seolah-olah mereka tidak percaya kita untuk melanjutkan pelatihan, tentu dengan menghormati langkah-langkah keamanan."

"Kebijakan itu tidak bisa dipahami mengingat sepak bola Italia ingin memulai kembali kompetisi secara bertahap. Kami semua siap untuk kembali bekerja di tempat latihan kami tanpa penggemar, menjaga langkah jarak sosial dan tidak berkumpul dalam kelompok."

Federasi sepakbola Italia (FIGC) telah menjadwal ulang bahwa pada awal Juni kompetisi Serie A dan Serie B ingin dimulai kembali tanpa kehadiran hadirin. Selain itu, pertandingan juga akan diadakan di tempat netral di bagian selatan Italia.

__Terbit pada
29 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *