Sembuh dari Covid-19, Walikota Bogor: Terima kasih Tuhan, Hanya Karena Kekuatan Tuhan

Sembuh

* Rumah Sakit Kota Bogor menyatakan, Bima Arya tidak memiliki gejala klinis sehingga ia diperbolehkan pulang. (Foto: Merdeka)

Bogor, Viralmedia.Fun – Perjuangan Walikota Bogor, Bima Arya melawan virus Corona yang dideritanya akhirnya membawa kabar baik. Dia dinyatakan sembuh oleh tim dokter yang menanganinya.

"Dokter bilang saya sudah sembuh dari Covid 19," kata Bima Arya, Sabtu (18/4/2020).

Politisi PAN telah diseka 3 kali. Dari hasil tes terakhir, Kamis (16/4/2020) Bima Arya dinyatakan sembuh dari virus Corona.

"Alhamdulillah, Allah, hanya karena kehendak dan kekuatan Allah SWT, didukung oleh tim medis dan non-medis yang luar biasa dan doa dari semua, Swab terakhir negatif," katanya.

Namun, Bima Arya menyatakan bahwa pada minggu depan ia masih akan diisolasi di rumah. Itu adalah fase pemulihan dan normalisasi.

"Insya Allah, dapat segera pergi ke lapangan dengan jajaran Pemerintah Kota dan Forkopimda untuk mengawasi PSBB dan bantuan bagi penduduk yang membutuhkan. Mari terus menyebarkan energi positif dan optimisme! Sehat dan semangat untuk semua!, "dia berkata.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengaku sudah mendapat kabar. Dia mengatakan bahwa dalam waktu dekat Bima Arya akan dapat melakukan kegiatan seperti sebelumnya.

"Kepastian Pak Bima Arya dinyatakan sembuh, setelah tes usap ketiga diketahui hasilnya negatif hari ini," kata Dedie di Kota Bogor.

Bima Arya dinyatakan positif terkena virus korona, Kamis (19/3/2020) siang dan dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Kota Bogor. Sebelumnya, Bima Arya memiliki sejarah perjalanan bisnis ke Turki dan Azerbaijan pada 9-16 Maret 2020.

Setelah perjalanan, ia kembali ke Bogor kemudian menjalani tes usap pada Selasa (17/3/2020) dan hasilnya ditemukan pada Kamis (19/3/2020). Bima Arya menjalani perawatan di ruang isolasi di Rumah Sakit Kota Bogor selama 22 hari.

Kemudian, Sabtu (11/4/2020) tim dokter yang dirawat di Rumah Sakit Kota Bogor menyatakan bahwa Bima Arya tidak memiliki gejala klinis sehingga ia diizinkan pulang, tetapi ia masih harus menjalani isolasi independen selama 14 hari. (Memiliki)

__Terbit pada
18 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *