Secara resmi Diberhentikan dari Komisaris KPAI, Ini adalah tanggapan Sitti Hikmawatty


Viralmedia.Fun – Komisaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Sitti Hikmawatty mengaku tidak tahu tentang surat terminasi oleh Dewan Etika KPAI. Ini terungkap saat dihubungi Liputan6.com.

"Saya baru tahu dari media, padahal saya di kantor," kata Sitti kaget, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Setelah membaca isi surat KPAI, Sitti mengatakan dia langsung memberikan hak jawab terkait pemecatannya.

"Aku akan membuat siaran resmi nanti, mas," kata Sitti.

Ketidaktahuan Sitti juga dibagikan oleh Komisaris KPAI lainnya. Liputan6.com mencoba menanyakan hal itu kepada Komisaris KPAI Jasra Putra.

Jasra malah bertanya, "Surat apa, Pak?"

Meski demikian, Ketua KPAI Susanto membenarkan adanya surat yang memberhentikan komisionernya dari keputusan rapat Dewan Etika KPAI.

"Ya, suratnya benar," Susanto menjelaskan.



Terkait Pernyataan Berenang Bisa Hamil

Sitti dipecat setelah melalui serangkaian pertemuan pleno tentang dugaan pelanggaran etika yang dipimpin oleh Dewan Etika, mantan hakim Mahkamah Konstitusi, Dr. I Dewa Gede Palguna.

"Dewan Etika KPAI menyimpulkan bahwa pernyataan komisioner tersebut diduga menyebabkan reaksi publik yang meluas dan tidak hanya dari dalam tetapi juga dari luar negeri, terutama dalam bentuk kritik, ejekan, dampak negatif tidak hanya pada kecurigaan pribadi tetapi juga pada KPAI dan bahkan bangsa dan negara, "surat dikirim oleh Ketua KPAI Susanto ke Liputan6.com, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Menurut surat itu, komisioner KPAI yang dipecat memang membuat pernyataan "Kehamilan bisa terjadi pada seorang wanita yang berenang di kolam renang, adalah mungkin jika dia berenang dengan seorang pria bahkan jika tidak ada ciptaan" dan itu dianggap sebagai fakta yang tak terbantahkan.

Selain itu, pernyataan itu dianggap oleh Dewan Etika sebagai pelanggaran etika pejabat publik yang harus ditegakkan oleh masing-masing anggota KPAI.

"Jadi dalam hal ini pelanggaran prinsip-prinsip integritas, kepantasan, keakuratan, dan kebersamaan karena pernyataan para komisioner secara langsung memengaruhi rekan kerja dan sesama anggota KPAI sehingga mengganggu kebersamaan dalam menjalankan tugasnya. tugas, "isi surat itu berkata lagi. (Liputan6.com/artikelasli)

__Terbit pada
23 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *