Sebagai hasil dari Corona, 62.848 pekerja di Jawa Barat diberhentikan

Sebagai hasil dari wabah korona yang juga mengganggu stabilitas sektor bisnis, 62 ribu pekerja di Jawa Barat diberhentikan atau ditampung. Itu adalah catatan yang diungkapkan oleh Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat.


| BANDUNG – "Total ada 62.848 orang yang diberhentikan dan diberhentikan," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Agus Hanafiah di Gedung Sate Bandung, Kamis (30/4/2020).

Dari jumlah ini, sebagian besar bentuk pemecatan pekerjaan yang diberikan adalah merumahkan pekerja. Dilakukan oleh 666 perusahaan dengan total 50.187 karyawan.

Data lain menyebutkan jumlah industri yang terpengaruh, kata Agus, sebanyak 1.605 perusahaan. 1.041 dari mereka melakukan kebijakan PHK atau mem-PHK karyawan.

Masih menurut Agus, dari jumlah karyawan yang terkena, 49.503 orang telah menyelesaikan data di Dinas Tenaga Kerja Jawa Barat.

Agus juga menyarankan agar karyawan yang terkena dampak mendaftarkan diri untuk program Kartu Pra Kerja.

Namun, Agus menyadari bahwa tidak semua orang memiliki fleksibilitas untuk mendaftar secara online, sehingga Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat menyediakan layanan bantuan pendaftaran PKH untuk penduduk.

"Kami akan mengadakannya pertama kali di Dinas Tenaga Kerja Jawa Barat, kedua di 5 wilayah UPTD kami di Bogor, Karawang, Cirebon, Bandung dan Garut," katanya, seraya menambahkan bantuan juga akan dilakukan di pusat pelatihan kejuruan di Bandung dan Bekasi. ***

__Terbit pada
30 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *