Sah, 62 Kepala Desa Telah Dilantik, Ini Harapan Pro-Republik Indonesia

Bulukumba, Suaralidik – 62 kepala desa terpilih telah mengambil sumpah pada upacara pelantikan yang diadakan secara terpisah di 8 kecamatan oleh Bupati Bulukumba, A. Muh. Sukri A. Sappewali melalui konferensi video, Rabu (15/4/2020)

DPD Lidik Pro RI Kabupaten Bulukumba melalui ketuanya, Muh. Ilham Nur, menghargai langkah yang diambil oleh pemerintah kabupaten untuk mengadakan pelantikan secara terpisah dengan membatasi kehadiran, sebagai bentuk tanggung jawab untuk mencegah penyebaran kekerasan 19.

"Kami menghargai strategi pemerintah kabupaten dalam merancang implementasi pengambilan sumpah dan pelantikan kepala desa, dengan menerapkan jarak sosial dan jarak pishycal, tanpa mobilisasi massa, dalam hal penganggaran, saya pikir strategi ini juga mampu meminimalkan biaya implementasi pelantikan. "

Ilham Nur berharap agar para kepala desa yang telah ditunjuk untuk selalu percaya, berkomitmen dan konsisten sebagai pemimpin yang melindungi dan melayani rakyatnya, pemimpin yang selalu hadir di tengah-tengah warganya dalam kondisi apa pun tanpa melahirkan partisi, seharusnya posisi adalah jembatan pelayanan masyarakat, dengan memunculkan kebijakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan mengacu pada skala prioritas.

Mewakili semua anggota dewan DPD Lidik Pro RI Kabupaten Bulukumba menyampaikan "Selamat dan sukses telah mengambil sumpah dan pelantikan 62 kepala desa di seluruh kabupaten Bulukumba, mungkin selalu dapat dipercaya dalam menjalankan tugas mereka, kami berharap bahwa kepala desa membangun sinergi dalam kerangka kebersamaan dengan semua komponen masyarakat, terutama dalam mencegah pencegahan, penyebaran virus korona yang sangat meresahkan bagi kita semua. "Selamat menikmati pekerjaan Anda dan nikmati tugas Anda, kami berharap semua desa dapat menjadi Pilar utama kemajuan kabupaten Bulukumba, Ilham menyimpulkan. (* senjata)

__Terbit pada
16 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *