Rio Ferdinand Feel Messi dipermalukan di Final Liga Champions musim 2010/11

Final Liga Champions 2010/11 menjadi salah satu pesta menarik yang masih diingat sebagai salah satu pertandingan terbaik, meskipun satu dekade telah berlalu, masih ada beberapa kisah tersisa dari pertemuan antara Barcelona dan Manchester United yang berlangsung di Wembley .

Man United menjadi tim yang lebih disukai, apalagi mereka juga diuntungkan karena pesta puncak diadakan di Inggris, tetapi yang terjadi adalah sebaliknya, Barca tampil perkasa dan keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan anak-anak asuh Sir Alex Ferguson dengan skor. 3-1, tiga gol Blaugrana ditetapkan oleh Pedro, David Villa dan Lionel Messi, sementara United hanya bisa mengembalikan satu gol melalui Wayne Rooney.

Tampaknya pertandingan ini masih belum bisa dilupakan oleh salah satu bek Setan Merah yang legendaris, Rio Ferdinand. Pria asal Inggris itu bahkan mengakui jika dia merasa dipermalukan oleh Messi.

"Lionel Messi benar-benar luar biasa, kehadirannya selalu terasa di setiap pertandingan dan selalu dapat mencetak gol atau assist," kata Ferdinand seperti dilansir Daily Mail.

"Barcelona juga memberi kami banyak pelajaran berharga di Wembley, pada waktu itu saya, Ryan Giggs dan Paul Scholes hanya bisa diam menyaksikan pemain mereka mengangkat trofi. Saya benar-benar merasa malu," tambah pria yang saat ini bekerja sebagai pandit.

Saat ini Barcelona terus menang, sekarang di musim 2019/20 mereka berada di puncak klasemen La Liga, sementara Messi juga masih menjadi figur andalan di lini depan dan telah mengumpulkan total 24 gol dan 16 membantu.

Situasi berbeda dihadapi oleh Manchester United, saat ini mereka masih bertebaran di posisi lima klasemen Liga Premier.

__Terbit pada
13 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *