Real Madrid Belum Membuat Rencana Pelatihan Terkait Pemain untuk Covid-19

Pandemi Covid-19 terus berdampak besar pada berbagai aspek kehidupan di dunia. Sepak bola tidak kebal dari kerugian finansial yang tinggi karena penundaan berbagai kompetisi. Kehilangan pendapatan karena tidak bisa menjual tiket game dan pendapatan dari hak siar yang tidak dapat diterima membuat berbagai klub berisiko tinggi.

La Liga dan kompetisi sepakbola lainnya di Spanyol masih ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Harapan untuk menjalani sisa musim 2019/20 kembali meningkat setelah pemerintah Spanyol mengumumkan rencana dan tindakan yang dapat diambil ketika klub sepak bola menjalani sesi pelatihan.

Meski mendapat kesempatan untuk kembali ke sesi latihan, Senin (4/5), AS melaporkan bahwa Real Madrid belum membuat rencana latihan untuk para pemain mereka. Klub, yang berbasis di Santiago Bernabeu, menjadi salah satu klub pertama yang merasakan dampaknya setelah menerapkan karantina keseluruhan karena para pemain dari tim bola basket mereka yang menerima hasil Uji positif dari Covid-19.

Instruksi dari pemerintah Spanyol dinyatakan pada Senin (4/5), klub dapat mengadakan sesi pelatihan untuk pemain mereka secara individual. Namun Zinedine Zidane dan staf pelatih Madrid belum bisa memahami sesi latihan yang bisa dilakukan, jarak dari setiap pemain yang menjalani sesi latihan, dan waktu yang bisa dihabiskan untuk menjalani setiap sesi yang direncanakan.

Itu juga tidak bisa jelas tentang pemeriksaan kondisi pemain dan staf. Sebelumnya partai La Liga akan menjadi pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi, tetapi sekarang aspek tersebut tampaknya dilakukan oleh kementerian olahraga Spanyol.

__Terbit pada
30 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *