Rahasia Puasa Menurut Imam Al Ghazali | Viralmedia.Fun

title=images

Jakarta, Viralmedia.Fun – Puasa memiliki banyak makna dan kebajikan. Apalagi puasa Ramadhan dimana dalam sebulan penuh umat Islam dituntut berpuasa. Para ulama juga menjelaskan pentingnya puasa, salah satunya adalah Imam Al Ghazali.

Dr Fahruddin Faiz, seorang dosen Filsafat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, menjelaskan rahasia puasa menurut Imam Al Ghazali. Dosen serta ulama yang studinya telah banyak dinetralkan di Instagram dan YouTube, menjelaskan makna dan rahasia puasa.

Rahasia puasa menurut Al Ghazali secara khusus ditulis dalam bukunya yang berjudul Asraru Syam. Menurut Ghazali, puasa adalah setengah kesabaran, dan kesabaran adalah setengah iman. Dan puasa adalah untuk berlatih kesabaran.

Jadi mengapa Anda harus berpuasa? Bagi Ghazali prinsip dasar pertama tetap taat kepada Allah SWT. Sekalipun ada orang yang mengatakan bahwa puasa yang sehat hanya bagian dari manfaat atau efeknya, itu bukanlah alasan utama.

"Alasan kami berpuasa pada dasarnya satu, yaitu kepatuhan kami dan kepatuhan kami kepada Tuhan," kata Ustadz Fahruddin dalam khotbahnya di YouTube tentang rahasia puasa yang dikutip lagi oleh Viralmedia.Fun, Senin (27/4/2020).

"Jadi kalau ada yang bilang, Pak, saya tidak puasa, sabar, sehat, baik, dan tidak bohong. Apakah Anda masih perlu puasa? Masih perlu. Karena lagi, puasa dasar adalah kepatuhan kita kepada Tuhan. Serta dasar kita doa, yang utama adalah kepatuhan, "jelasnya.

Jadi apa rahasianya?

Ustadz Fahrudddin berkata, Imam Al Ghazali berkata, bahwa pertama-tama manusia adalah derajat mereka di atas binatang, karena mereka punya alasan. Lalu manusia ada di bawah malaikat, mengapa? Karena dia punya nafsu. Kemudian manusia diminta untuk tetap berhati-hati.

"Jadi manusia lebih unggul dari binatang dan malaikat. Lalu mengapa Anda harus berpuasa? Puasa memerangi nafsu," kata Ustadz Fahruddin, yang sering dikenal dengan studi tasawufnya.

"Mengapa harus diperangi? Karena jika nafsu ini membanjiri dia bisa jatuh ke level binatang," tambahnya.

Tetapi kata Ustadz Fahruddin, jika manusia bisa menaklukkan udara nasfu dia naik ke tingkat malaikat. Pertanyaan mengapa manusia harus maju ke tingkat malaikat? Kata ustadz, tidak berarti manusia ingin menjadi malaikat, tetapi malaikat adalah makhluk yang sangat dekat dengan Tuhan.

"Dalam banyak hadits dijelaskan siapa yang dapat menaklukkan birahi, dapat melakukan puasa fisik dan spiritual, maka Allah akan menganggap mereka sebagai malaikatnya," katanya.

Salah satu cara memerangi nafsu menurut Al Ghazali, kata ustadz Fahruddin adalah dengan puasa. Sementara Nasfu bisa dilemahkan dalam keadaan lapar. (Albar)

__Terbit pada
27 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *