PSBB Kabupaten Bandung, Masih Banyak Orang Berkeliaran

Sudah seminggu sejak diberlakukannya sebagian pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Kabupaten Bandung. Namun, masih banyak orang yang melakukan aktivitas di luar rumah.


Viralmedia.Fun | BANDUNG – Seorang pedagang kios di daerah Manglid, Kabupaten Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rini Agustiani mengatakan situasi di daerahnya masih sibuk dari pagi hingga malam.

"Sekarang, PSBB masih sibuk tapi tetap saja, pasar, toko, jalan-jalan sibuk meski tidak seramai dulu Corona," katanya, Selasa (28/4).

Rini berharap kesadaran publik akan meningkat sebagai tanggapan atas seruan pemerintah selama pandemi ini.

"Aku seharusnya mendengarkan permohonan pemerintah. Jika itu tidak terlalu penting, yang terbaik adalah jangan meninggalkan rumah. Aku hanya membuka toko sekarang sesuai dengan permintaan dari sepuluh tahun." Jam di pagi hari hingga jam delapan malam, "katanya.

Sementara itu, juru bicara Satgas 19 Kabupaten Bandung untuk Percepatan Penanganan, Yudi Abdurahman, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan pembatasan kegiatan, terutama untuk kendaraan yang masuk dari luar daerah.

"Selama tiga hari pertama, kami melakukan sosialisasi terlebih dahulu dan kemudian di hari-hari berikutnya kami semakin meningkatkan pembatasan, termasuk meminta kendaraan memutar balik bagi mereka yang sedang ngey," katanya.

Yudi berharap dengan pembatasan ini akan ada penurunan aktivitas kendaraan terutama yang berasal dari luar kota. "Keinginan kami adalah agar kendaraan yang beredar tidak lebih dari tiga puluh persen dari biasanya atau setidaknya ada penurunan, terutama kendaraan yang memasuki wilayah Kabupaten Bandung," katanya.

Dengan tingginya tingkat aktivitas masyarakat di luar rumah, terutama di zona PSBB, Yudi mengatakan bahwa ia akan meningkatkan koordinasi dengan petugas di lapangan menjadi lebih ketat.

"Jangan sampai PSBB ini bahkan tidak berkurang. Kami akan bekerja sama dengan semua pihak, termasuk melibatkan Unit Perlindungan Masyarakat untuk berpatroli dan terus memohon kepada masyarakat," katanya.

Mengenai kemungkinan perpanjangan waktu dan area PSBB tambahan, Yudi mengatakan bahwa ia masih menunggu hingga periode PSBB berakhir. Kemudian akan ditinjau dan dipertimbangkan sesuai dengan hasilnya.

"Kami akan menunggu hingga periode empat belas hari berakhir, maka pertimbangan akan terlihat dari apakah peta peningkatan Covid-19 didistribusikan atau tidak. Jika misalnya masih ada peningkatan, ya satu cara untuk memperpanjang atau menambah ke Area PSBB, "katanya. ***

Editor: denkur

__Terbit pada
28 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *