PSBB di Kota Makassar Berlaku, Hari Pertama Masih Ada Tempat Usaha Non-bahan makanan Terbuka

Makassar – Masa percobaan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di kota Makassar selama 3 hari sebelumnya telah berakhir.

Sekarang PSBB di Makassar efektif mulai hari ini (24 April 2020) pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat pagi ini.

PSBB Kota Makassar bertepatan dengan peraturan larangan kepulangan presiden Indonesia di tengah pandemi co-19.

PSBB Kota Makassar efektif mulai Jumat (24/4) pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat pagi ini. Iqbal menekankan, selama periode PSBB, tidak ada transportasi darat atau laut yang bisa datang ke Makassar.

Kendaraan komersial seperti bus antar kota antar provinsi akan dihentikan.

Kota Makassar memperbarui 19 kasus Jumat 24 April 2020
Kota Makassar memperbarui 19 kasus Jumat 24 April 2020

"Gangguan kegiatan kendaraan komersial antar kota menyusul dikeluarkannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 25 tahun 2020 tanggal 23 April 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Pulang Lebaran Idul Fitri 1441 H Musim Hujan dalam rangka Mencegah Penyebaran COVID-19, "kata Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2020).

Iqbal berharap, dengan diterbitkannya peraturan ini, tidak akan ada lalu lintas penumpang masuk dan keluar bandara dan pelabuhan, termasuk di perbatasan kota.

"Ini sangat efektif dalam mengurangi pergerakan orang, sehingga kita bisa menghentikan potensi penyebaran virus Covid-19. Nawaitu, kita PSBB di Makassar hanya satu tahap, yaitu 14 hari," katanya.

Iqbal meminta warga Makassar untuk mematuhi aturan selama PSBB, salah satunya adalah tidak melakukan kegiatan di luar rumah jika itu tidak terlalu penting. Ini agar PSBB hanya berlaku selama 14 hari dan tidak ada periode perpanjangan.

"Mudah-mudahan tidak akan ada perpanjangan seperti DKI Jakarta karena itu pasti akan memperlambat pergerakan ekonomi warga kita. Tapi tentu saja ini tergantung pada disiplin, kepatuhan dan kesabaran, kita semua melaksanakan aturan PSBB ini," katanya .

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Dirlanta Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan telah berkoordinasi di lapangan terkait dengan lokasi pos pemeriksaan di jalur perbatasan untuk penegakan hukum. aturan ini.

"Untuk kendaraan yang membawa barang-barang tertentu seperti logistik, peralatan medis dan sejenisnya, tentu saja mereka masih diperbolehkan menyeberang. Tetapi untuk kendaraan komersial atau kendaraan umum hal itu tidak diizinkan karena PSBB diberlakukan secara efektif pada waktu yang tepat kosong (Jumat) / 24/4/2020 pukul 00.00 Wita) "jelas Mario Said.

Hari Pertama PSBB di Kota Makassar Masih Dibuka Toko Non-Bahan Makanan

Hari pertama diberlakukan PSBB kota Makassar, Petugas Kepolisian Kota (Satpol-PP) Kota Makassar masih menemukan seorang pengusaha yang masih membuka tempat usahanya, Jumat (24/4/2020)

Toko Agung diminta tutup oleh Satpol PP Kota Makassar, Jumat (24/4/2020)

Melihat hal ini, Satpol PP Kota Makassar langsung meminta penutupan paksa. Bahkan Satapol PP tidak segan-segan mengambil tindakan, menuangkan air ke pengunjung toko atau karyawan.

Kasppol PP Makassar, Iman Hud mengatakan dalam PSBB ini telah mengatur jika hanya pedagang pokok yang diizinkan beroperasi. Sementara bisnis lain di luar itu harus melakukan penutupan sementara.

"Kami akan mengambil tindakan tegas jika ada tempat bisnis non-bahan makanan terbuka selama PSBB ini berlaku di kota Makassar," kata Imam.

Video viral yang beredar di media sosial, nampaknya personil Satpol PP di Makassar datang ke Toko Agung, yang terletak di jalan Samratulagi di Makassar.

Video, yang berdurasi sekitar 30 detik, menunjukkan bahwa Agun Shop masih buka pada hari pertama PSBB di Makassar.

Berdasarkan data respons Sulawesi Selatan 19 pada Jumat (24/4/2020) Kota Makassar memiliki 319 kasus positif co-19 dari 1.188 kasus

(* Rudi)

__Terbit pada
24 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *