Peziarah di Masjidil Haram menerapkan jarak ketika berdoa | Viralmedia.Fun

title=Jaga
Jaga jarak doa Anda di Masjid Agung yang terkena dampak Covid-19 (Foto: Berita Arab)

Mekah, Viralmedia.Fun – Peziarah melakukan shalat Isya sambil menjaga jarak di antara mereka di sebelah Ka'bah di Masjidil Haram.

Hingga saat ini, seperti diberitakan Berita ArabPada hari Rabu (29/4/2020) pemerintah Saudi mengizinkan sejumlah jamaah untuk memasuki masjid agung untuk berdoa selama bulan suci Ramadhan.

Meskipun ada aturan yang melarang pertemuan keluarga dan doa jemaat yang belum pernah terjadi sebelumnya karena pandemi coronavirus (COVID-19).

width=670

Penutupan Masjid Haram dan Masjid Nabawi juga berdampak pada doa tarawih, itikaf, dan berbuka puasa bersama selama bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Imam dari Masjid Agung Sheikh Abdul Rahman As Sudais melalui Instagram Haramain_info, diumumkan selama bulan Ramadhan, tarawih di Masjidil Haram tidak diperbolehkan untuk dihadiri oleh jamaah. Hanya beberapa staf yang akan bergabung dengan tarawih.

Tarawih Rakaat dikurangi menjadi 10 Rakaat plus witir yang biasanya tiga rak, sedangkan biasanya di Masjid Haram tarawih dilakukan oleh 20 rakat, tidak termasuk witir.

Tarawih akan dipimpin oleh dua imam secara bergantian. Imam pertama akan memimpin dalam enam rak pertama ats kemudian Imam kedua akan memimpin empat rak plus dan witir. Sementara itu, doa qunut akan dipersingkat.

Praktek Muslim yang biasa selama Ramadhan juga dihapuskan di Masjid Haram dan Masjid Nabawi. Sementara itu, umrah tetap dilarang sampai pemberitahuan lebih lanjut.

__Terbit pada
29 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *