Pertarungan Meningkat, Tsania Marwa Mengajukan Gono-Gini ke Gugatan Atalarik Syach


Viralmedia.Fun – Konflik panas antara Tsania Marwa dan Atalarik Syach tampaknya belum menemukan titik terang. Setelah konflik perebutan hak asuh anak, kali ini Tsania Marwa kembali mengajukan gugatan terhadap mantan suaminya terkait aset perceraian.

Fakta-fakta dari gugatan tersebut dijelaskan oleh pengacara Tsania Marwa, Herdiyan. Dalam gugatan itu, Tsania Marwa meminta pengembalian aset bersama yang diperoleh selama pernikahan.

Lihat detail
"Kebetulan yang diminta adalah milik bersama. Jadi apa yang merupakan harta bersama pernikahan karena hukum Islam menyatakan bahwa selama akuisisi ada pernikahan 5 tahun, saya pikir itu terbagi dua," kata Herdiyan ketika ditemui di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur (22/4).

Tsania Marwa mengajukan gugatannya secara online pada 3 April 2020. Di bawah sistem e-court, Tsania Marwa dan Atalarik Syach dijadwalkan mengadakan sidang pada 29 April 2020. Namun, situasi pandemi tidak memungkinkan, untuk menunda persidangan.

"Ya, untuk gugatan Atalarik, kami terus terang hanya mengikuti permintaan klien kami. Sebelumnya, untuk mengajukannya pada tanggal 3 April melalui e-court. Sekarang, melalui e-court kami mendapatkan jadwal sidang pada 29 April. Sekarang ini adalah keadaan darurat korona, jadi ya "Maaf, mungkin itu akan ditunda," kata Herdiyan.

Kurangnya komunikasi yang baik antara keduanya membuat Tsania Marwa terpaksa mengambil tindakan hukum untuk mengambil haknya.

Agenda sesi yang akan diadakan masih dalam tahap mediasi. Herdiyan juga mengungkapkan bahwa kliennya tidak akan menghadiri sidang.

"Sebenarnya, gugatan ini berlanjut dari yang sebelumnya. Tapi sepertinya rute hukum yang harus diambil agar aset gono-gini yang mudah dibagi, harus dipaksa untuk diminta melalui pengadilan," kata Herdiyan.

Gugatan Tsania Marwa, yang mengklaim aset gono-gini, dianggap sebagai pengacara hukum. Karena keduanya telah melakukan perjalanan rumah tangga selama 5 tahun. Andi Wido bahkan mengatakan, jika gugatan yang biasa diajukan setelah gugatan cerai, adalah gugatan untuk hak asuh anak hingga klaim harta bersama.

Pengacara Tsania Marwa juga telah berkomunikasi dengan pengacara Atalarik. Herdiyan juga mengungkapkan bahwa partainya secara terbuka menunggu jawaban atas gugatan yang telah diajukan.

"Kami tetap buka, ya apalagi izinkan saya katakan sebelumnya, kami sudah berkomunikasi sejak lama dengan Arik, meski tidak secara langsung tetapi diwakili oleh manajer dan penasihat hukumnya. Ya kami terpaksa mengambil langkah hukum sehingga komunikasi sebelumnya itu tidak baik, mungkin nanti di pengadilan bisa lebih baik, "pungkas Herdiyan. (Cumicumi.com)

__Terbit pada
24 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *