Perangi Kebosanan Saat Isolasi, Pasien Ini Khatamuk Al-Quran dan Sembuh | Viralmedia.Fun

title=1587450780162/

Lampung, Viralmedia.Fun – Jika pasien dinyatakan positif korona, ia harus dirawat secara terpisah untuk batas waktu yang tidak ditentukan. Kondisi itu tentu bisa membuat pasien bosan karena harus berada di ruangan tertutup.

09 pasien asal Lampung ini sebenarnya punya tips menarik untuk melawan kebosanan. Pasien bernama Marzuki (54) kini malah terlihat segar ketika ditemui di rumahnya di Distrik Rajabasa, Selasa (21/4/2020) pagi.

"Mari jaga jarak kita dulu. Kamu tidak bisa mendekatinya," kata Marzuki.

Saat mandi di bawah sinar matahari dan melakukan gerakan senam ringan, Marzuki menceritakan waktu selama perawatannya karena tertular virus korona.

Awalnya ia bercerita tentang tertular virus korona setelah mengikuti grand tablab yang diadakan di Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020. Hingga 29 hari ia dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Abdul Moeloek sejak pertengahan Maret.

Masa isolasi ini, kata Marzuki, adalah yang paling parah adalah jauh dari keluarga dan hanya sendirian di ruang isolasi. Bertemu orang lain hanya terbatas pada perawat dan tim dokter.

"Keluarga tidak bisa mengunjungi, tidak bisa bertemu. Masakan rumahan yang hilang, terutama kue jagung istri," kata Marzuki.

Kesendirian selama isolasi dapat membuat mental jatuh. Kondisi ini, diakui, dapat membuat mental jatuh yang memungkinkan kesehatan juga turun. Namun, Marzuki mengundurkan diri dan mencoba mendekat kepada Yang Mahakuasa selama isolasi.

"Alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan oleh Allah, aku bisa pulih dan berkumpul dengan keluargaku lagi," kata Marzuki sambil mengkonfirmasi lokasi kopinya.

"Biarkan saja menyerah. Penyakit ini adalah ciptaan Tuhan. Dan Tuhan juga bisa mengangkatnya. Dengan menyerah, hati menjadi tenang," tambahnya.

Untuk melawan kebosanan serta upaya mendekat kepada Tuhan. Selama 29 hari itu, Marzuki menggunakan waktunya untuk menghafal Alquran. Setiap kali dia tidak bisa tidur atau bangun dari tidur, Marzuki membuka Alquran dan melanjutkan Alqurannya.

Marzuki juga mengucapkan terima kasih kepada semua perawat dan tim dokter yang telah menanganinya sampai sembuh. "Untuk pasien lain, tetap termotivasi, tetap tenang dan berserah diri kepada Tuhan. Insya Allah diberi kemudahan," kata Marzuki.

Marzuki sekarang dinyatakan telah sembuh dan telah kembali ke rumahnya. (Albar)

__Terbit pada
21 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *