Pemenuhan Stok, Kepolisian Kabupaten Cianjur Gelar Donor Darah

"Sejak pandemi Covid-19, pemenuhan stok darah di Kabupaten Cianjur telah terbatas. Karena itu kami bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur untuk mengadakan donor darah yang dihadiri oleh semua personel Polres, Wartawan, dan masyarakat umum, "kata Bripka Soleh.

Viralmedia.Fun | CIANJUR – Polisi Daerah Cianjur mengadakan donor darah di Aula Mapol Primkoppol Coljur, Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Nagrak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (13/4/2020).

Kegiatan tersebut, yang juga dihadiri oleh jurnalis dan masyarakat umum, diadakan untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Cianjur, yang dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI).

Paur Dokkes dari Kepolisian Daerah Cianjur, Bripka Soleh mengatakan bahwa pandemi virus korona (Covid-19) yang terjadi berdampak cukup besar terhadap pasokan darah di wilayah Cianjur.

"Sejak pandemi Covid-19, pemenuhan stok darah di Kabupaten Cianjur telah terbatas. Karena itu kami bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur untuk mengadakan donor darah yang dihadiri oleh semua personel Polres, Wartawan, dan masyarakat umum, "kata Soleh, kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Senin (13/4/2020).

Soleh mengungkapkan, dalam kegiatan donor darah, setiap donor dan petugas dari UTD PMI Kabupaten Cianjur masih memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19.

"Setiap donor harus mengisi formulir, memeriksa suhu tubuh, tekanan darah, dan berat badan dan memeriksa hemoglobin (HB). Bahkan untuk petugas, mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran dan transmisi Covid- 19 virus, "jelasnya.

Sementara itu, Kepala PMI UTD Kabupaten Cianjur, Dr. Sanny Sanjaya, mengatakan bahwa stafnya aktif mengambil bola untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Cianjur.

Sebab, lanjut Sanny, sejak pandemi Corona terjadi dan pembatasan kegiatan di luar rumah, sangat berdampak pada pemenuhan stok darah di wilayah tersebut.

"Jadi kami melakukan ball pick-up system, ke setiap lembaga atau lembaga untuk mengadakan donor darah. Bahkan dalam implementasinya, kami masih memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku selama pandemi ini," jelas Sanny. ***

Editor: Muhammad Zein

__Terbit pada
13 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *