Pembicaraan Online Kedutaan Besar Indonesia di Swedia Membahas Upaya Melacak Covid-19 dengan DNA

title=IMG-20200424-WA0012/

Narasumber dari Diaspora Indonesia, Dr. Dhany Saputra, PhD, Bioinformatika di Danish Center for Genomic Epidemiology. (Foto: KBRI Stockholm)

STOCKHOLM, Swedia, business tourism.co.id: Kegiatan bicara virtual dengan warga negara Indonesia di Swedia dan Latvia sekali lagi dilakukan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Stockhlom. Kali ini membahas Upaya Pelacakan Covid-19 dengan Analisis DNA dengan Dr. Dhany Saputra, PhD dalam Bioinformatika di Pusat Denmark untuk Epidemiologi Genomik, kemarin.

Menerapkan Fungsi Informasi, Sosial dan Budaya Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm, Fajar Primananda, menjelaskan bahwa tujuan utama adalah untuk memberikan perkembangan terbaru tentang Covid-19 di Swedia dan Latvia dan pada saat yang sama mendiskusikan Covid-19 dari seorang ahli & # Perspektif 39;

Hadir sebagai pembicara tamu di Virtual Talk adalah Dr. Dhany Saputra, PhD dalam Bioinformatika di Pusat Epidemiologi Genomik Denmark. Dr. Dhany menyampaikan presentasi berjudul "Memburu atau Diburu: Upaya Pelacakan Covid-19 dengan Analisis DNA".

Duta Besar Indonesia untuk Swedia bersamaan dengan Latvia, Bagas Hapsoro membuka kegiatan dengan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dr. Dhany dan para peserta menghabiskan waktu dalam Virtual Talk kedua. Sebelumnya pada 9 April, Kedutaan Besar Indonesia juga mengadakan pembicaraan virtual dengan Prof. Nawi Ng, Profesor dari Universitas Gothenburg.

"Pandemi Covid-19 di Swedia dan Latvia tampaknya tidak melambat, tetapi bagaimanapun saya menawarkan doa terbaik untuk keselamatan dan kesehatan Anda. Saya juga tidak lupa mengucapkan selamat atas Berpuasa untuk mereka yang menjalankan" kata Duta Besar Bagas.

Fajar Primananda menyampaikan perkembangan terbaru Covid-19 hingga 23 April 2020. "Di Swedia ada 16.004 orang dengan Coronavirus, dengan 1.937 orang meninggal. Sementara di Latvia ada 778 orang dengan Coronavirus, dengan 11 orang terbunuh.

Kemudian dalam sesi pembicara tamu, Dr. Dhany menjelaskan upaya pelacakan Covid-19 menggunakan analisis DNA. Menurutnya saat ini tes yang dilakukan oleh banyak negara, termasuk Indonesia, masih menggunakan teknologi paling dasar dalam pendeteksian Covid-19, yaitu Rapid Test.

"Indonesia saat ini menggunakan Rapid Test dan baru-baru ini Indonesia memesan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang lebih baik daripada Rapid Test, tetapi RT-PCR ini tidak portabel dan tidak dapat menghasilkan analisis yang komprehensif dan terperinci dibandingkan dengan pengurutan." kata Dhany.

Dia juga menambahkan bahwa sekarang ada teknologi baru untuk pengujian seperti ini, yaitu dengan sequencing nanopore. "Dengan pengurutan nanopore dan dibantu oleh perangkat lunak yang saya kembangkan, 24 sampel yang diambil dapat langsung dideteksi oleh virus secara akurat, terperinci, dan dalam waktu kurang dari 10 jam." tambah Dhany.

Proposal mengenai RNA Sequencing Kit telah diajukan oleh Dhany dan rekannya, Marcelinus Rocky Hatorangan, kepada Kementerian Riset dan Teknologi / BRIN Indonesia. "Perangkat ini memang tidak murah, tetapi dengan kecepatan, ketepatan, dan kemampuan untuk itu pengetikan terperinci kupikir setimpal melakukan"

Sebanyak 20 peserta terdaftar untuk menghadiri Virtual Talk. Kegiatan semacam ini direncanakan akan terus diadakan secara rutin, sebagai salah satu upaya Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm untuk terus menjangkau dan tetap berhubungan dengan warga Indonesia di Swedia dan Latvia selama pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Protokol Pelaksana dan Fungsi Konsuler Kedutaan Besar Indonesia di Stockholm, Ernest Hadinoto, mengatakan bahwa beberapa warga negara Indonesia telah kembali ke Indonesia dan mereka melaporkan bahwa mereka telah mendarat di Indonesia dengan aman.

"Penyiapan Warung Konsuler di Kota Malmö pada hari Sabtu, 25 April 2020 juga telah dilakukan dengan baik. Sudah ada 32 warga Indonesia yang mendaftar dalam kegiatan Warung Konsuler untuk memperluas paspor mereka," kata Ernest.

__Terbit pada
24 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *