Panggilan Compact NU dan Muhammadiyah untuk Shalat Tarawih di Rumah | Viralmedia.Fun

title=1587753612/

Jakarta, Viralmedia.Fun – Dua organisasi komunitas terbesar di Indonesia sama-sama menarik bagi umat Islam di Indonesia untuk mengurangi pertemuan fisik dalam jumlah besar selama wabah pandemi virus Corona (Covid-19), termasuk untuk kepentingan layanan shalat sunnah Tarawih.

Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj telah mengeluarkan permohonan bagi komunitas NU untuk melaksanakan sholat Tarawih di rumah.

"Shalat Tarawih sudah cukup di rumah," kata Kiai Said ketika di PBNU beberapa hari lalu, seperti dirilis oleh situs web resmi NU, Sabtu (25/4/2020).

Wakil Ketua Dewan Muhammadiyah Tarjih PP, Hamim Ilyas juga mengimbau hal yang sama, sehingga warga Muhammadiyah memperhatikan protokol kesehatan mereka untuk mencegah penularan Covid-19.

"Untuk sementara waktu sholat Tarawih di rumah," katanya di Yogyakarta, Kamis (24/4).

Memperluas rasa terima kasih dan perbuatan baik terlepas dari wabah yang sedang dialami oleh orang Indonesia, umat Islam diminta untuk tidak lupa menghargai pertemuan dengan bulan suci Ramadhan.

Ramadhan harus digunakan sebaik mungkin untuk meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT dengan mengingat dan perbuatan baik.

Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini juga menjelaskan, di antara perbuatan baik yang dapat dilakukan saat ini adalah memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat yang paling terkena dampak Covid-19.

Perbuatan baik lainnya termasuk menjaga agar bantuan yang didistribusikan tidak disalahgunakan untuk tujuan lain.

"Jadi, misalnya, dalam wabah COVID-19 ini memberikan bantuan kepada masyarakat, mereka yang berhati-hati dalam puasa tidak boleh disilangkan untuk melakukan korupsi dalam bantuan itu. Jika terlintas dalam pikiran, itu harus segera dihentikan," jelas Hamim .

Aktivitas puasa dalam bahasa Arab berasal dari kata & # 39; shama & # 39; yang berarti mencegah. Puasa sering ditafsirkan untuk mencegah manusia dari perbuatan buruk termasuk mengendalikan diri dari perbuatan buruk dan berbicara kepada orang lain.

Dia menjelaskan, salah satu cara terbaik untuk memperlakukan orang lain adalah dengan menganggap orang lain sebagai diri mereka sendiri.

"Perlakukan orang lain sebanyak yang kamu mau diperlakukan oleh orang lain," katanya.

Dengan berpikir seperti itu, dia yakin semua orang akan memperlakukan orang lain dengan baik

__Terbit pada
24 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *