Pandemi COVID-19, Cesc Fabregas Tidak Akan Dibayar Selama Empat Bulan

Wabah virus Corona menjadi masalah global yang dihadapi oleh hampir semua negara di dunia, ini tentu mempengaruhi beberapa aspek, termasuk sepakbola. Hampir semua kompetisi dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Penghentian kompetisi tentu menimbulkan masalah baru, tidak sedikit klub yang sulit secara finansial, pasalnya mereka tidak lagi mendapat uang dari tiket pertandingan, hak siar televisi, barang dagangan dan lain sebagainya.

Ini juga terjadi pada salah satu klub Ligue 1, AS Monaco. Mereka dilaporkan mengalami kesulitan membayar gaji karyawan. Melihat situasi ini, menurut laporan Telegraph, salah satu pemain andalan, Cesc Fabregas dilaporkan mengusulkan agar gajinya ditunda selama empat bulan ke depan.

Tidak hanya penundaan gaji, pembalap Spanyol itu juga mengaku rela mendapat gaji 30 persen. Ini membuat Monaco mengatakan bisa menghemat dana dua juta poundsterling, atau sekitar 2,3 juta euro.

Cesc Fabregas menjadi salah satu dari banyak orang yang terkena virus korona, nenek moyang, Flora dinyatakan positif COVID-19. Mantan pemain Chelsea itu segera memindahkan neneknya bersama 15 orang lainnya ke hotel, setelah sebelumnya tinggal di panti jompo.

Pandemi virus korona memang membuat para pemain dan klub memilih opsi pengurangan gaji, sebelum Barcelona memutuskan untuk memotong 70 persen gaji pemain, Juventus 30 persen, sementara Real Madrid 10 persen.

__Terbit pada
28 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *