Neymar Restless Di Tengah Situasi Pandemi Virus

The Centre HotelBintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar mengaku kesal atau gelisah di tengah pandemi virus korona. Sebab, tidak ada yang tahu pasti kapan penyebaran virus berakhir dan sepakbola bergulir lagi.

Virus korona telah menghentikan liga dan kompetisi Eropa karena penyebaran yang luas di dunia. Neymar (28 tahun) telah kembali ke kampung halamannya di Brasil, tetapi dalam kondisi terbaru dia mengaku gugup karena dia tidak tahu kapan korona berakhir.

Neymar

"Tidak tahu kapan saya bisa kembali (bermain) memberi saya kegelisahan. Saya sangat rindu bermain, bersaing, berada di lingkungan klub bersama rekan tim PSG saya," kata Neymar pada Goal.

"Saya benar-benar merindukan sepakbola. Saya yakin para penggemar juga ingin melihat semua orang kembali ke lapangan sesegera mungkin. Saya harap keputusannya keluar sesegera mungkin," harapnya.

Neymar juga memberi tahu bagaimana ia menjaga bentuk tubuhnya meski ia tidak berlatih dalam sesi latihan dengan rekan timnya.

"Kondominium ini memiliki ruang besar untuk bersepeda, lapangan sepak bola, ruang olahraga, dan peralatan yang dapat digunakan, selama aturan jarak sosial dihormati," tambah Neymar.

"Rutinitas saya terdiri dari sarapan, sesi pelatihan pertama, istirahat dan sepanjang hari, kegiatan yang menyenangkan, yang pada akhirnya membuat saya menghabiskan energi. Dalam beberapa kasus, latihan khusus dan umum dibagi menjadi dua periode," jelasnya.

__Terbit pada
23 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *