Miskomunikasi di Gerbang Disinfektan Bantaeng, Edy Manaf Mengungkap Kronologis Peristiwa

Bantaeng, ViralMedia.Fun.com – Anggota Dewan Legislatif Sulawesi Selatan Edy Manaf mengungkapkan kronologi terjadinya miskomunikasi di Gerbang Disinfektan Kabupaten Bantaeng yang memiliki viral dimedsos.

Menurut pernyataan resmi Pak Edy Manaf secara tertulis bahwa sebelumnya ia berangkat dari Bulukumba ke Jeneponto pada pukul 11:00 malam untuk menghadiri undangan makan bersama dengan sahabatnya, dan kemudian kembali ke Bulukumba pada pukul 16.00 sore.

Baca juga: Bantinkeng Kadinkes Angkat Bicara Mengenai Gerbang Desinfektan Dan Antiseptik Di Batas Bantaeng Jeneponto

Memasuki perbatasan Jeneponto Bantaeng di pos kalender copid-19, mobil diarahkan masuk untuk disemprot.

melihat ini Edy Manaf mempertanyakan protap karena dia mendengar panggilan bahwa penumpang harus turun dan disinpektan disemprot tempat di mana tidak ada jarak dari kendaraan lain yang menurutnya sangat tidak konsisten dengan rekomendasi sehingga mereka mempertanyakan tetapi segera merespon berbeda dengan Petugas Satuan Tugas Copid-19.

Ini membuatnya tidak nyaman dan berusaha menenangkan para petugas yang berteriak menggunakan mikrofon yang paling tidak pantas dan tidak sopan yang disampaikan oleh petugas dalam tai la * kalimat "" "" "" yang kurang ajar dan membakar mobil yang tidak saya terima, dari itu saya diarahkan kembali ke Makassar ".

Ditambahkan bahwa Bupati Bantaeng telah menelepon dan meminta maaf kepada saya, sehingga masalah ini tidak perlu dipertanyakan dan saya sudah menganggap ini sudah selesai. "Mengungkapkan Edy Manaf Melalui Pernyataan Tertulis Kepada Media, Senin (20/4/20)

Sementara Kadinkes Bantaeng Dr. Andi Ihsan, M.Kes yang dikonfirmasi juga memberikan informasi terkait Gerbang Disinfektan menurutnya sebagai salah satu Upaya Memutus Rantai Transmisi COVID-19 di Kabupaten Bantaeng, Tim Gugus Tugas untuk Percepatan Penanganan COVID-19 melalui Layanan Kesehatan melakukan kegiatan inovasi berjudul "GANGGUAN DISINFEKTAN"

Namun saat Dinas Kesehatan Bantaeng menyampaikan permintaan maaf kepada semua Warga Sulawesi Selatan yang melintasi seluruh perbatasan Kabupaten Bantaeng.

"Kami meminta maaf kepada semua orang Sulawesi Selatan yang melintasi seluruh perbatasan Kabupaten Bantaeng. Kami melakukan kegiatan Disinfektan Kendaraan, Penyemprotan Antiseptik yang aman bagi tubuh, dan Pemeriksaan Suhu Tubuh dan Pengumpulan Data Pengunjung yang akan tinggal di Bantaeng. Semua ini dilakukan untuk memutus rantai transmisi COVID-19 di Bantaeng. "

"Terima kasih atas kesediaan semua hadirin untuk menjalani proses pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bantaeng," tambahnya.

Bahan yang digunakan dalam proses penyemprotan ini adalah antiseptik yang aman untuk kulit manusia dari surfaktan dan alkohol 70% yang bertujuan untuk menghancurkan struktur dinding sel virus.

Mengenai keluhan dari pengguna jalan yang melewati Kabupaten Bantaeng, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Andi Ihsan, M.Kes mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung cukup lama dan kami telah melakukan evaluasi internal sistem inspeksi perbatasan, terutama dalam hal Komunikasi, Teknik Informasi dan Pendidikan serta petugas yang segera menyegarkan sehingga semua orang yang lewat saling memahami dan tidak akan terjadi lagi miskomunikasi antara pelaku perjalanan dengan tim yang bertugas.

(Rusdi)

__Terbit pada
20 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *