Memutuskan untuk Pilih Bergabung dengan Juventus Daripada Barcelona, ​​De Light Terkejut Ronald de Boer |

Turin – Ronald de Boer, mantan pelatih tim muda Ajax Amsterdam, mengakui dia terkejut melihat Matthijs de Ligt lebih suka pindah ke Juventus daripada ke Barcelona.

De Ligt memang tampil sangat mengesankan bersama Ajax Amsterdam, terutama musim lalu. Sehingga pemain menarik sejumlah klub besar dan tertarik dengan jasanya.

Bek Belanda itu dipanggil untuk mendekati Camp Nou. Apalagi, sebelum Barcelona berhasil mendapatkan tanda tangan rekan senegaranya di Ajax, yaitu Frenkie de Jong.

Namun, pada akhirnya De Ligt malah terbang ke Italia. Ia direkrut oleh Juventus dengan nilai 85 juta euro.

Ronald de Boer, yang melihat secara langsung pertumbuhan Matthijs de Ligt sebagai pemain, cukup terkejut dengan berita itu.

"Saya terkejut, karena ada klub yang tertarik yang memiliki sistem taktis yang lebih mirip dengan Ajax, seperti Manchester City dan Barcelona. Akan lebih mudah baginya untuk beradaptasi di sana," kata De Boer.

"Aku pikir dia akan membuat pilihan yang berbeda, tapi aku menghargai keputusannya. Pada awalnya, dia terlalu fokus pada hal-hal yang terlalu dipikirkan, berusaha untuk tidak membuat kesalahan, daripada percaya pada bakatnya sendiri."

Lebih lanjut, Ronald de Boer juga memuji kualitas Matthijs de Ligt.

"Aku berada di Akademi Ajax dan langsung menyukai karakter itu. Dia sangat serius, cerdas dan sopan, dia tidak pernah mengeluh. Hanya bekerja keras dan ingin belajar," kata De Boer.

"Saya ingat dia berada di pasukan U-14 dan ketika dia kembali untuk musim berikutnya, dia telah tumbuh setinggi 30 sentimeter. Dia selalu memiliki kualitas sebagai pemain belakang yang hebat, memahami dari mana datangnya bahaya."

"De Ligt akan menjadi salah satu bek terbaik di era ini, saya yakin akan hal itu. Dia mengingatkan saya pada Ruud Krol," pungkasnya.

__Terbit pada
29 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *