Maurizio Sarri Mengungkap Pengalamannya Saat Menjadi Pelatih Chelsea

Turin – Perjalanan Maurizio Sarri yang bertanggung jawab atas Chelsea tidak berlangsung lama. Pelatih hanya menangani satu musim Blues dengan menghadirkan trofi Liga Eropa. Ada kisah menarik baginya terkait dengan anak-anak asuhnya saat itu.

Pengalaman Maurizio Sarri dalam membesut melawan Chelsea tidak bisa dikatakan bagus karena hubungannya dengan ruang ganti yang bermasalah. Beberapa pemain Blues diduga tidak sesuai dengan gaya pelatihan Sarri.

Pelatih sering dikritik karena pilihannya dalam pembentukan dan komposisi pemain yang meragukan. Selain performa Chelsea telah menurun, ia hampir dipecat, tetapi pada akhirnya mereka bisa kembali ke jalur yang benar.

Hingga pada akhirnya Chelsea berhasil memenangkan Liga Eropa di bawah tangan dingin Maurizio Sarri. Saat itulah pemain Blues hanya mengerti karakter Sarri.

Tapi sudah terlambat. Pelatih memutuskan untuk menerima usulan klub lain dan meninggalkan Stamford Bridge.

Baru-baru ini Maurizio Sarri juga menceritakan tentang pengalamannya sebagai pelatih Chelsea, ia tidak menampik hubungan yang tidak menguntungkan antara dirinya dan para pemain saat itu.

"Saya memiliki konflik dengan ruang ganti Chelsea, tetapi ketika saya mengatakan kepada mereka bahwa saya akan pergi, banyak dari mereka menangis," kata Sarri.

"Saya bukan orang yang menepuk punggung orang lain untuk mendukung mereka. Saya berbicara lebih banyak tentang kesalahan mereka daripada tentang hal-hal positif yang mereka lakukan."

"Kupikir karakter itu berdampak besar, tetapi mereka akhirnya belajar menerima siapa dirimu."

"Hubungan terbaik saya dibuat dengan pemain yang jarang saya mainkan, jadi saya kira mereka menyadari sesuatu begitu mereka menerima karakter Anda," pungkasnya.

__Terbit pada
20 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *