Liverpool dan Tottenham Hotspur Membatalkan Rencana untuk Mengubah Karyawan

The Centre HotelPenyebaran virus Corona terus berdampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan di berbagai negara. Covid-19 telah memasuki 199 negara dengan jumlah kasus dan kematian yang terus meningkat. Sepak bola juga berdampak besar karena berbagai pertandingan dan kompetisi yang harus ditunda.

Berbagai kompetisi yang harus ditunda memiliki dampak finansial yang signifikan pada klub-klub di seluruh dunia. Liga Premier Inggris mendapat perhatian tinggi karena mereka adalah kompetisi berpenghasilan tinggi di dunia. Namun kerugian finansial yang dirasakan membuat berbagai klub mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengurangi pengeluaran.

Tottenham Hotspur dan Liverpool secara singkat disorot oleh langkah mereka untuk memasukkan karyawan mereka dalam kebijakan cuti (sebuah langkah oleh pemerintah Inggris dalam upaya untuk mempertahankan pekerjaan mereka). Langkah ini dikritik oleh berbagai pihak, termasuk komunitas dukungan resmi kedua klub.

Dilaporkan dari situs web resmi Spurs, klub London Utara mengambil keputusan untuk membatalkan kebijakan yang diadopsi untuk memberhentikan karyawan mereka dan menempatkan mereka dalam kebijakan cuti. Liverpool juga mengambil keputusan untuk membatalkan langkah yang mereka ambil sebelumnya. Kedua klub juga menyatakan permintaan maaf terkait kebijakan awal mereka.

Kedua klub akan mencari alternatif untuk memenuhi gaji karyawan mereka. Kebijakan Furlough yang diterapkan oleh pemerintah Inggris dapat digunakan untuk memastikan karyawan mendapatkan 80% dari nilai gaji mereka, sementara sisanya ditanggung oleh badan usaha dari setiap karyawan yang termasuk dalam penerima kebijakan.

__Terbit pada
14 April 2020
__Kategori
Berita, Olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *