Langgar Aturan saat PSBB Bandung Raya, Sanksi Siap Tunggu

"Bagi yang melanggar akan ada sanksi. Sanksi bisa dalam bentuk tiket, dan juga surat teguran yang akan dikeluarkan oleh Kepolisian," kata Ridwan Kamil.

| BANDUNG – Sanksi berat siap menanti warga yang terbukti melanggar aturan ketika diberlakukannya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Bandung Raya, Jawa Barat, yang akan dimulai pada hari Rabu, 22 April 2020.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta agar masyarakat dapat mengikuti aturan dan banding dari pemerintah untuk PSBB di lima wilayah di Bandung Raya, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang .

"Bagi mereka yang melanggar akan ada sanksi. Sanksi bisa dalam bentuk tiket, dan juga surat teguran yang akan dikeluarkan oleh Polisi," kata Ridwan Kamil saat konferensi pers di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Bandung Kota, Jawa Barat, Jumat (17/4/2020).

Tidak hanya itu, Gubernur yang akrab disapa Emil mengatakan, PSBB di Bandung Raya juga akan disertai dengan pengujian massal dalam jumlah banyak.

"Kami juga akan melakukan pengujian massal sebanyak mungkin. Tujuan PSBB ini adalah untuk memberikan ruang disiplin kepada daerah, untuk melacak dan menguji. Jadi nanti pada akhir waktu, Anda akan menemukan siapa yang mengalami atau di zona Anda harus berhati-hati, "katanya.

Emil juga mengatakan bahwa implementasi PSBB berlangsung 14 hari. Dari mulai PSBB pada 22 April hingga 6 Mei 2020.

"Karena itu kami berdoa dan disiplin, semoga PSBB ini tidak dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun jika kami tidak disiplin, bukan tidak mungkin PSBB dapat melanjutkan tanpa persetujuan Menteri Kesehatan," pungkasnya. ***

Editor: Muhammad Zein

__Terbit pada
17 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *