Ketua Aliansi Pekerja Pariwisata Minta Pemerintah Kota Tak Memilih Cinta

Kota Makassar, ViralMedia.Fun.com – Diperkirakan sekitar 500 pekerja hiburan dari Kota Makassar mengikuti aksi demo yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Pariwisata Makassar di Pemerintah Kota Makassar di Jalan Balai Kota, Kamis (13/8/2020).

Aksi itu sebagai bentuk protes terkait tindakan Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) menutup usaha hiburan malam.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa memberikan tiga tuntutan, yakni membuka usaha pariwisata dan hiburan di Kota Makassar, bertanggung jawab atas dampak penutupan tempat usaha pariwisata Kota Makassar, dan tidak meneror pelaku usaha.

Dalam tuntutan orasinya, ketua (APP) Zul, sahabatnya, meminta Pemerintah Kota Makassar dan Tim Satgas Covid-19 Makassar untuk meninjau langsung tempat usaha nightlife tersebut.

“Kalau memang kami dikatakan melanggar tata tertib kesehatan, datang ke tempat kami, lihat mana yang melanggar, kalau perlu taruh Tim Satgas Covid-19 di setiap klab malam di Makassar. Kalau kami tidak diberi ruang, niat buruk saya akan muncul, ”pungkasnya

Dia menambahkan, jika masih ditutup, Pemerintah Kota Makassar diwajibkan membayar 5.288 pegawai pariwisata dan hiburan malam yang sudah lima bulan tidak bekerja dalam pandemi Covid-19.

“Saya ingin Pemerintah Kota Makassar meninjau wali nomor 36 tahun 2020 tentang protokol kesehatan, karena kita sudah menerapkan protokol kesehatan di tempat hiburan malam tapi usaha hiburan malam masih tutup,” ujarnya.

Ia melanjutkan, "Pemerintah Kota Makassar harus mencari solusi bagi kami jika ditutup, kami meminta kepada pemerintah untuk membayar 5.288 pegawai pariwisata dan hiburan malam yang sudah lima bulan tidak bekerja dalam pandemi Covid-19," tambahnya. (RGM)

__Terbit pada
13 Agustus 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *