Kemenparekraf Menyerahkan Bantuan kepada Pekerja Pariwisata di Yogyakarta

Kemenparekraf

* Kemenparekraf ketika mendistribusikan bantuan dalam bentuk paket makanan untuk pekerja dan praktisi pariwisata di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. (Foto: Doc Kemenparekraf)

Jakarta, Viralmedia.Fun – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendistribusikan bantuan dalam bentuk paket makanan untuk pekerja dan praktisi pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Paket makanan dasar yang mengandung 5 kg beras, 2 kg gula, 550 ml kecap manis, 2 liter minyak goreng, 1 kg tepung, 1 kaleng sarden, 10 bungkus mie instan sebagai bentuk bantuan dari Kemenparekraf & # 39; kerjasama dengan PT. Indofood Sukses Makmur, dan abon sebagai bentuk bantuan dari Otoritas Borobudur yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di wilayah Jawa Tengah.

Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Pengorganisasian Acara (Event) Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan pariwisata adalah sektor pertama yang terkena dampak Covid-19. DIY yang menjadikan pariwisata sebagai sektor utama juga mengalami dampaknya, di mana banyak pekerja pariwisata di DIY terpengaruh.

"Dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu pelaku pariwisata, terutama di Yogyakarta dan sekitarnya yang sangat dipengaruhi oleh pandemi Covid-19," kata Rizki dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (25/4/2020).

Dalam pendistribusian bantuan, dibantu oleh Dinas Pariwisata DIY yang akan menyerahkannya kepada 15.000 pekerja pariwisata yang terkena dampak di Yogyakarta, yaitu mereka yang diberhentikan atau cuti tidak dibayar selama lebih dari tiga minggu.

"Nanti, penyaluran bantuan juga akan dikawal oleh pihak dari Polda DIY dan Polda DIY," katanya.

Selain itu, Rizki juga sangat menghargai Kepolisian Daerah DIY dan Dinas Pariwisata DIY atas dukungan penuh mereka dalam distribusi bantuan. Kemenparekraf telah merealokasi anggaran untuk menangani dampak Covid-19 pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan akan terus dikembangkan.

"Kami berharap pandemi Covid-19 akan segera berakhir sehingga semuanya dapat kembali normal, terutama industri pariwisata yang sangat terpengaruh dari dampak pandemi ini," pungkasnya. (POY)

__Terbit pada
25 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *