KEMATIAN | Viralmedia.Fun

title=KEMATIAN/
Ilustrasi: Kematian.

Oleh: Abdullah Mahmud

Kematian adalah pintu yang akan dimasuki setiap jiwa. Kematian, sebuah misteri yang tidak bisa diungkapkan oleh manusia. Karena itu adalah rahasia yang hanya milik Tuhan

كل نفس ذاىقة الموت وانما توفون اجوركم يوم القيمة فمن زحزح عن النار وادخل الجن فقد فاز وما الريان

Setiap jiwa akan merasa mati. Dan hanya pada Hari Kebangkitanlah pahala Anda diberikan dengan sempurna. Siapa pun yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, sungguh, ia mendapat kemenangan. Kehidupan di dunia hanyalah kesenangan yang menipu. (Surah Ali ‘Imran, 3: 185)

وَجَاۤءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۗذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ – ١٩

"Dan sakaratul yang mematikan datang dengan kebenaran. Itulah yang ingin Anda hindari," (QS. Qaf (50): 19).

Unduh sekarang untuk lebih jelas – 8

"Katakan," Sungguh, kematian yang kamu hindari, dia akan bertemu denganmu, maka kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang asli, kemudian Dia memberi tahu kamu apa yang telah kamu lakukan, "(QS. Al – Jum & # 39; ah (62): 8).

Nabi ﷺ berkata:

«كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرُ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أََََْ

"Allah telah mencatat nasib setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi," (HR. Muslim).

Karena itu, mereka yang menyangkal takdir itu tidak akan masuk surga, kata Nabi ﷺ:

«لا يَدَخُلُ الْجَنَّةَ عَاقٌّ ، وَلا مُدْمِنُ خَمْرٍ ، وَلا مُكَذِّبُ بِالقَدَرِ»

"Tidak akan ada orang yang masuk surga yang tidak saleh (kepada orang tuanya), pecandu alkohol dan orang-orang yang menyangkal nasib," (HR. Ahmad. Saheeh).

Setiap manusia harus melewati 5 periode waktu;

Pertama, waktu telah berlalu.

Kedua, waktu yang dihabiskan.

Ketiga, Insya Allah, besok.

Keempat, saat kematiannya.

Kelima, waktu di akhirat yang tidak memiliki batas.

Hidup kita dibatasi oleh kematian. Manusia memiliki pilihan untuk hidup seperti yang mereka inginkan, ingin berbuat baik atau buruk tetapi dibatasi oleh kematian dan akan bertanggung jawab untuk itu di akhirat.

Dapat mencintai seseorang atau keluarganya tetapi jelas terpisah.

Dapat mengumpulkan kekayaan tetapi semua dibatasi oleh kematiannya.

Karena itu, jika seseorang meninggal, ia hanya meninggalkan aset keluarganya dan amal yang menemaninya di kuburan. Responsnya tergantung pada tindakan. Aljaza, Min, celana jeans amal. Pertimbangkan kondisi orang ketika mereka mati.

Kematian orang benar,

الَّذِيْنَ تَتَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ طَيِّبِيْنَ ۙيَقُوْلُوْنَ سَلٰمٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَََِِِِِِِِِِِِِِّّْْْ

"(Yaitu) orang-orang yang ketika diberkati oleh para malaikat berada dalam kondisi yang baik, mereka (malaikat) mengatakan (kepada mereka)," Salamun, alaikum, masuk surga karena apa yang telah Anda lakukan, "(Surat an-Nahl) 16): 32).

Kematian seorang kafir,

وَلَوْ تَرٰٓى اِذْ يَتَوَفَّى الَّذِيْنَ كَفَرُوا الْمَلٰۤىِٕكَةُ يَضْرِبُوْنَ وُجُوْهَهُمْ وَاَدْبَاَرَهَذََْْۚۚذََََََََََََََََََََََََََََََََُ

"Dan jika kamu melihat ketika para malaikat mengambil nyawa orang-orang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata)," Rasakan siksaan dari neraka yang membakar, "(Surat al-Anfal (8): 50).

dan kematian orang Muslim yang berbuat salah dengan meninggalkan perintah Allah,

ان الذين توفىهم الملىكة ظالمي انفسهم قالوا فيم كنتم قالوا كنا مستضعفين فى الارض قالوا الم تكن ارض الله واسعة فتهاجروا فيها فاولىك مأوىهم جهنم وساءت مصيرا – 97

"Memang, orang-orang yang dibawa pergi oleh malaikat dalam keadaan melakukan kesalahan sendiri, mereka (para malaikat) bertanya," Bagaimana kabarmu ini? "Mereka menjawab," Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Mekah). "Mereka (malaikat) bertanya," Bukankah bumi Allah luas, sehingga Anda dapat bermigrasi (bergerak) di bumi itu? "Lalu orang-orang itu berada di neraka, dan (Neraka) itu adalah tempat terburuk untuk kembali, "(Surat an-Nisaa (4): 97).

Karena itu, seseorang yang sadar akan kematiannya, ia akan melakukan 3 hal:

Pertama, percepat pertobatan.

Kedua, bersyukur atas karunia Tuhan yang diperolehnya dengan menggunakannya untuk menaati Tuhan.

Ketiga, semangat menyembah Allah, kata Imam Ad-Daqqaq.

Dalam suasana wabah COVID-19 yang menimpa umat manusia saat ini tidak terkecuali di Indonesia, ada orang yang meninggal karena virus korona. Kita harus siap menghadapi semua kemungkinan, termasuk kematian. Yang penting adalah bagaimana kita bisa mendapatkan Husnul Khatimah.

Menurut hadits Nabi ﷺ yang otentik ada 18 model orang yang bisa mendapatkan husnul khatimah. Di antara mereka ada yang mati mengatakan 'Laa ilaaha illallah', mati dalam perbuatan baik dan mati karena wabah tha-’un (semacam virus korona sekarang) dll.

Allah tahu yang terbaik.

__Terbit pada
14 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *