Kasus Positif Covid-19 Bulukumba Meningkat dari Gowa Ijtimah Cluster dari Polman

Bulukumba, ViralMedia.Fun.com – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) kini meningkat. Sekarang jumlah penduduk yang terkena virus korona adalah dua orang.

Maret 2020 lalu, seorang warga Desa Bontomasila, Kecamatan Gantarang, dinyatakan positif dan kemudian menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo hingga dinyatakan negatif (sembuh) oleh dokter.

Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali (kiri) sementara di desa Bontomasila, kabupaten Gantarang, (kanan) foto ibu NS yang ditemukan dari covid-19, Sabtu (4/4/2020)
Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali (kiri) sementara di desa Bontomasila, kabupaten Gantarang, (kanan) foto ibu NS yang ditemukan dari covid-19, Sabtu (4/4/2020)

Sekarang pasien PDP telah kembali ke kampung halamannya dengan status PDP permanen oleh gugus tugas bersama 19-Bulukumba.

Kasus Positif Covid-19 Bulukumba Meningkat

Selasa (21/4/2020) kemarin, warga kota Bulukumba kembali dikejutkan dengan kehadiran seorang warga migran dari Polewali Mandar (Polman), yang dinyatakan positif.

Dia adalah TU (22 tahun), seorang jamaah Ijtimah Gowa, yang tinggal sementara di salah satu mushallah, di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kabupaten Ujung Bulu.

Video siaran langsung beberapa warga selama evakuasi TU yang beredar di media sosial semakin meyakinkan warga bahwa penyebaran co-19 di Bulukumba semakin berbahaya bagi warga.

Kasus Covid-19 Bulukumba
Evakuasi positif jemaah covid-19 di Jln Lanto daeng pasewang kota Bulukumba, Selasa (21/4/2020)

Dalam video itu, sejumlah peziarah memasuki ambulans dan dikirim ke Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo untuk menjalani perawatan.

Juru bicara Satgas Bulukumba Covid-19, HM Daud Kahal, Rabu (22/4/2020), membenarkan hal ini.

"Dia benar, positif. TU sudah termasuk dalam pembaruan data kami," kata Daud Kahal.

Tidak hanya peningkatan positif, Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) juga meningkat.

Untuk jumlah ODP saat ini sebanyak 179 orang, 34 sedang dalam proses pemantauan dan 145 lainnya telah dipantau.

Sementara PDP sebanyak 22 kasus. 2 orang dalam perawatan, 1 isolasi independen, 2 meninggal dan 17 orang telah pulih. (* Riswan)

__Terbit pada
22 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *