Ironis! Program Pembebasan Penjara Melecehkan Dua Penjahat Ini

Ironis! Program Pembebasan Penjara Melecehkan Dua Penjahat Ini

* Ilustrasi tahanan ditangkap lagi. (Foto: merdeka.com)

Surabaya, Viralmedia.Fun – Sungguh ironis! Program pemerintah yang membebaskan tahanan di Lapongan Lapongan karena virus Corona (Covid-19) disalahgunakan oleh dua penjahat berulang.

Hanya beberapa hari menghirup udara bebas, dua tahanan dari Surabaya M Bachri (25) dan Yayan Dwi Kharismawan (23) yang mengikuti program lagi berurusan dengan petugas. Keduanya ditangkap karena diculik lagi.

Kepala Unit Investigasi Kriminal Tegalsari Iptu I Made membenarkan bahwa kedua penjahat itu sebelumnya mendekam di Lapongan Lamongan. Sementara itu, mereka dibebaskan karena bergabung dengan program asimilasi dan integrasi Kemenkumham karena takut menyebarkan Covid-19 di penjara.

"Terakhir dari Lapongan Lamongan. Kasusnya sama-sama sama," kata Made, Minggu (12/4/2020).

Di Lapongan Lamongan, mereka diketahui baru saja dibebaskan seminggu karena wabah Corona. Sayangnya, kebebasan itu digunakan untuk melakukan kejahatan lagi. Untuk alasan ini, ia berharap penangkapan ini akan memiliki efek jera pada mereka.

"Mereka baru keluar pada 3 April. Ya, saya berharap mereka berdua mendapatkan efek jera dan tidak lagi melakukan tindak pidana," pungkas Made.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua bandit jalanan di Surabaya, Bahri dan Yayan kembali ditangkap oleh polisi. Karena kedua residivis merebut kembali setelah menghirup udara bebas program asimilasi dan integrasi.

Mereka tertangkap setelah menyambar tas wanita di Jalan Darmo, Kamis (9/4). (POY)

__Terbit pada
12 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *