Hanya Sehari Setelah PengajUHAN, PSBB Kota Makassar Langsung Disetujui oleh Menteri Kesehatan

Kota Makassar, Hanya sehari setelah mengajukan surat persetujuan untuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto segera menyetujui dan menjawab surat persetujuan PSBB di Kota Makassar, Kamis (16/4/2020).

Dalam surat balasan, Menteri Kesehatan menyetujui adopsi PSBB di Kota Makassar dalam konteks percepatan penanganan Covid-19. "Ya, benar. Sudah ada surat dari Menteri Kesehatan," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achona Yurianto kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Surat yang dimaksud adalah Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07 / Menkes / 257/2020. Pemerintah Kota Makassar diharuskan menerapkan PSBB sesuai dengan hukum dan mensosialisasikan gaya hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

PSBB ini dilakukan selama periode inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih ada bukti penyebaran.

Menanggapi surat balasan persetujuan PSBB di Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah segera meminta Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, untuk mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali).

Sebab, PSBB ini tidak segera ditegakkan karena ada aturan yang akan diterapkan dan butuh waktu seminggu untuk sosialisasi ke masyarakat.

"Jadi saya sudah menyampaikannya kepada Walikota kemarin, jadi Peraturan Walikota ini (Perwali) dibuat. Karena PSBB ini segera diberlakukan, maka Perwali ini harus dibuat, karena ada penekanan pada apa yang dan tidak diizinkan harus dilakukan. Ini juga penegakan hukum, jadi perlu waktu seminggu untuk melakukan sosialisasi. Kemudian kita akan menentukan kapan kita mulai, "kata Nurdin Abdullah.(*)

__Terbit pada
17 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *