Gua Baha Kisah Nabi Musa dimarahi oleh Nabi Adam karena Makan Buah Khuldi | Viralmedia.Fun

title=Gus
Gus Baha.

Jakarta, Viralmedia.Fun – Hampir semua Muslim telah mendengar atau mengetahui kisah lelaki pertama, yaitu Nabi Adam dan istrinya Hawa. Kedua pasangan itu awalnya tinggal di Surga. Tetapi setelah memakan buah terlarang (khuldi), mereka akhirnya terlempar dari surga dan turun ke bumi.

Melanjutkan dari kisah itu, KH Bahaudin Nursalim atau yang lebih dikenal dengan Gus Baha mengungkapkan kisah menarik tentang perdebatan antara Nabi Musa dan Nabi Adam. Dalam sebuah penelitian Islam yang diunggah di saluran Kalam saluran Studi Islam, YouTube, Gus Baha menyampaikan bahwa Nabi Musa marah kepada Nabi Adam karena memakan buah khuldi.

"Ketika dia bertemu dengan Nabi Adam, apa yang dilakukan pertama kali oleh Nabi Musa adalah untuk menyerang Nabi Adam," kata Gus Baha.

Pada saat itu, Musa mempertanyakan dan menyalahkan Nabi Adam karena makan khuldi dengan Hawa. Hingga akhirnya, Nabi Adam diturunkan ke bumi, dan manusia hidup di bumi seperti yang terjadi sampai sekarang.

Dalam perdebatan itu, Nabi Musa berargumen bahwa jika Nabi Adam dan Hawa tidak makan khuldi, sangat mungkin bahwa manusia akan hidup damai di surga. Itu kemudian mendapat jawaban dari Nabi Adam.

Secara halus, Nabi Adam berkata jika kisah yang terjadi adalah kalamullah dan telah direkam jauh sebelumnya. Nabi Adam juga menjelaskan bagaimana kisahnya direkam selama 40 tahun sebelum Adam diciptakan.

Kesalahan yang dicatat dalam skenario Allah SWT kemudian dikonfirmasi oleh Nabi Adam melalui Taurat yang diberikan kepada Nabi Musa. Di dalamnya, juga dijelaskan jika Allah SWT menurunkan nabi ketika bumi berantakan.

"Kemudian perdebatan akhirnya dimenangkan oleh Nabi Adam," jelas Gus Baha.

Pada berbagai kesempatan, Gus Baha menyebutkan bahwa pemahaman orang-orang tentang kisah Nabi Adam dan Hawa makan khuldi membutuhkan perhatian. Karena jika dibiarkan, itu akan membenarkan Nabi Adam tergoda oleh bujukan Setan.

Gus Baha dalam sebuah penelitian di Pasuruan tahun lalu telah mengkonfirmasi bahwa Nabi Adam adalah korban sumpah atas nama Tuhan, bukan korban dari godaan setan yang lemah. Itu dijelaskan melalui berbagai hadits dan buku yang menceritakan tentang Nabi Adam.

"Ketika dia ditanya oleh Allah mengapa dia memakan buah terlarang? Nabi Adam menjawab, Demi Allah, aku tidak pernah berharap ada orang yang berbohong atas namaMu," jelas Gus Baha.

Dia menyebut jika Nabi Adam tidak tergoda oleh Setan, tetapi telah mendengar nama Allah dalam sumpah Setan. Itulah sebabnya, Nabi Adam dan Ibu Hawa makan khuldi dan tidak pernah berpikir bahwa itu adalah sumpah setan. (Albar)

__Terbit pada
14 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *