GARDEN | Viralmedia.Fun

title=Sedekah
Ilustrasi memberi atau memberi sedekah (Foto: Istimewa)

Oleh: Abdullah Mahmud

Pengetahuan akan mengantarkan pemiliknya untuk beramal. Pengetahuan yang tidak dipraktikkan adalah seperti pohon yang tidak berbuah. Orang yang ingin sukses harus bekerja keras. Demikian pula, jika Anda ingin pergi ke surga, Anda harus melakukan banyak amal.

Unduh sekarang untuk lebih lanjut

"Dan katakan," Kerjakan kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, demikian juga Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, dan berkhotbah kepada kamu apa yang telah kamu lakukan, "(Surat At-Taubah (9): 105).

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنّٰتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا

"Sungguh, orang-orang yang beriman dan berbuat baik, bagi mereka firdaus surga disediakan sebagai tempat tinggal," (QS Al-Kahf (18): 107).

Ada teman yang bertanya, wahai Rasulullah ﷺ, jika setiap orang sudah memiliki ketentuan fulan di surga dan fulan di neraka, lalu mengapa kita lelah? Nabi ﷺ menjawab:

«اعْمَلُوا ، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ»

"Lakukan itu, masing-masing akan difasilitasi kemana akan pergi," (HR. Bukhari).

Karena itu kami diajari sholat oleh Rasulullah ﷺ:

«اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ ، وَمِنْ َََََََََْْْْْْْْْْْْْْْْ

"Ya Allah … Aku mencari perlindungan kepada-Mu dari pengetahuan yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak murni & # 39 ;, dari jiwa yang tidak puas (puas), dan dari doa yang tidak didengar (tidak dijawab)," (HR. oleh Abu Dawud, At-Turmudzi dan An-Nasaie).

Sampai Al-Khatib Al-Baghdadi menulis buku (اقتضاء العلم العمل), artinya pengetahuan dan amal adalah satu paket. Itu ash-shiratul mustaqim yang selalu kami minta dalam doa kami.

Kesempurnaan iman dalam kesempurnaan kasih amal. Nabi ﷺ menyebutkan bahwa ada 69 atau 79 cabang agama. Ibnu Hibban menyebutkan perinciannya seperti dikutip oleh Ibn Hajar dalam bukunya "Fathul Baari"; ada 24 praktik jantung, 7 praktik verbal, dan ada 38 praktik ekstremitas.

Jika kita tidak takut, kita akan menyebutkannya. Tetapi hanya sepuluh hal yang diprioritaskan oleh Imam Al-Ghazali:

Pertama, penyesalan atas dosa.

Kedua, bersabarlah dengan ujian yang dialami.

Ketiga, rela dengan nasib yang dialaminya.

Keempat, bersyukur untuk semua berkah.

Kelima, keseimbangan antara ketakutan dan harapan.

Keenam, zuhud menuju dunia.

Ketujuh, tulus dalam amal.

Kedelapan, mulia bagi makhluk.

Kesembilan, cintai Tuhan.

Kesepuluh, sungguh-sungguh dalam menyembah Allah.

Itu adalah jalan keselamatan.

Adapun penghalang amal sebagai jalan kehancuran, termasuk blok mental, ada sepuluh juga:

Pertama, menjadi pelit, kikir, alias mencekam.

Kedua, bersikap arogan (menolak kebenaran dan memandang rendah orang-orang).

Ketiga, bangga (bangga pada diri sendiri).

Keempat, riya ’(ingin tampil untuk popularitas).

Kelima, iri karena bantuan yang diperoleh orang lain.

Keenam, emosional di luar kendali alias suka marah.

Ketujuh, ketamakan untuk makanan.

Seks kedelapan, tidak terkendali.

Kesembilan, cinta alias harta.

Kesepuluh, rakus akan kekuasaan.

Semoga kita bisa menyelamatkan diri dengan bekal kebaikan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia hingga akhirat.

من عمل صالحا من ذكر او انثى وهو مؤمن فلنحيينه حيوة طيبة ولنجزينهم اجرهم باحسن ما كانوا يعملون

"Barangsiapa yang bekerja dalam kebajikan, baik pria maupun wanita dalam keadaan beriman, kami pasti akan memberinya kehidupan yang baik dan kami akan menghadiahinya dengan hadiah yang lebih baik dari apa yang telah mereka lakukan. (Surat an-Nahl (16): 97).

Wallahul Mustaan.

__Terbit pada
15 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *