Formappi Kritik Menunjuk Benny Rhamdani sebagai Kepala BP2MI

Formappi

* Benny Ramdhani. (Foto: Kompas)

Jakarta, Viralmedia.Fun – Peneliti Forum Kepedulian Masyarakat Parlemen (Formappi) Lucius Karus menyesali keputusan Presiden Joko Widodo untuk memilih politisi Partai Hanura Benny Rhamdani sebagai Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Menurutnya, pengangkatan Benny sebagai kepala BP2MI oleh Presiden tampaknya masih melanjutkan atau mempertahankan proses pemilihan berbasis pemilu. Karena, Benny adalah mantan Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma ruf Amin dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2019.

Tidak hanya Benny, Lucius juga menyebutkan bahwa ada sejumlah posisi lain yang mengalami proses serupa, termasuk kursi menteri yang sebagian dibagi kepada orang-orang yang dianggap mewakili partai politik atau kelompok yang mendukung Jokowi dalam Pemilihan Umum 2019.

"Tentu saja kami menyesalkan proses pengangkatan pejabat karena pertimbangan ini. Apalagi jika yang diangkat memang tidak memiliki kapasitas, kapabilitas dan rekam jejak yang sesuai dengan posisi yang diperolehnya," kata Lucius melalui pesan singkat, Sabtu (4). / 18/2020).

Selain itu, ia melihat bahwa latar belakang Benny adalah politisi dan tidak memiliki perhatian di sektor perlindungan tenaga kerja. Dengan kondisi seperti itu, penunjukan Lucius terhadap Benny diyakini tidak membawa perubahan signifikan dalam menyelesaikan masalah pekerja migran. Terutama ketika dunia terkena wabah korona lagi.

"Saya pikir dampak serius ke depan akan mengganggu upaya perubahan yang diinginkan oleh pemerintah. Bagaimana perubahan bisa terjadi jika pemimpin itu bahkan tidak mengerti apa yang harus dia lakukan?"

Selain itu, ia melihat Benny juga tidak memiliki rekam jejak yang baik saat masih menjadi anggota DPD periode terakhir. Dia masih terlibat dalam hukum atas pemukulan anggota DPD lain, Afnan Hadikusumo. Kasus ini masih bergulir di Kepolisian Metropolitan Jakarta.

"Terutama jika sosok yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang tidak baik di posisi publik sebelumnya. Ini juga mungkin perlu dipertimbangkan lagi," katanya.

Ditemukan bahwa Benny tidak termasuk dalam tiga kandidat untuk Kepala BP2MI, yang diusulkan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah ke Jokowi pada 20 Februari. Tiga nama yang diusulkan oleh Ida adalah Direktur Eksekutif Prakarsa Ah Mahtuchan, Khusus Staf Menteri Tenaga Kerja Dita Indah Sari, dan Koordinator Nasional Saifullah Ma shum Asisten Desa.

Proposal yang diajukan kepada Jokowi juga mencantumkan alasan mengapa orang yang bersangkutan layak menjadi Kepala BP2MI. Ida dan Benny tidak dapat dimintai konfirmasi terkait proposal yang diajukan kepada Menteri Reformasi Administrasi dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. (Albar)

__Terbit pada
18 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *