Diberhentikan Jokowi, Sitti Hikmawatty Akhirnya Membuka Suara


Viralmedia.Fun – Sitti Hikmawatty menerima dan menghormati keputusan Presiden Joko Widodo yang telah memecatnya sebagai komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Sitti telah menerima salinan Keputusan Presiden Nomor 43 / P 2020 pada hari Minggu (26/4/2020) lalu.

"Saya menerima dan menghormati keputusan Presiden dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya dalam upaya melindungi anak-anak Indonesia," kata Sitti Hikmawatty dalam konferensi pers melalui teleconference, Selasa (28/4/2020) .

Sebagai tindak lanjutnya, katanya, Senin (27/4/2020), ia telah mengembalikan semua inventaris negara yang dipercayakan kepadanya.

"Saya telah mengembalikan semua inventaris negara yang merupakan mandat dan tanggung jawab saya ke keadaan pengembalian, berdasarkan dokumen yang ada sesuai dengan kepatutan," katanya.

Selanjutnya, Sitti Hikmawatty juga memberikan saran kepada Presiden Jokowi untuk mengisi banyak celah dalam kekosongan hukum di KPAI dengan melakukan perbaikan internal.

Ini diperlukan agar di masa depan tidak akan ada komisioner atau aktivis HAM di mana pun yang mengalami peristiwa seperti dia.

"Saya mendapatkan banyak langkah yang tidak tepat, seperti sanksi administratif apakah itu surat peringatan satu, dua, tiga dan seterusnya, tetapi apa yang saya temukan langsung dari dewan etika," katanya.

Oleh karena itu, perbaikan internal diperlukan karena dia tidak ingin ada komisaris dengan nasib yang sama.

"Saya tidak ingin komisioner mengalami hal seperti itu, tidak diberi kesempatan untuk membela. Jika saya menerima ini, tetapi belum tentu yang lain. Itu tidak boleh diulang," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi secara resmi memecat Sitti Hikmawatty dari jabatannya sebagai komisaris KPAI.

Pemberhentian Sitti dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 43 / P tahun 2020.

Sekretaris Utama Kementerian Sekretaris Negara Setya Utama membenarkan bahwa Presiden Jokowi telah menandatangani keputusan presiden.

"Sudah (ditandatangani), itu benar," kata Setya ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (27/4/2020).

Klausul pertama dari dekrit presiden berbunyi, "Memberhentikan dengan tidak hormat Dr. Sitti Hikmawatty, S.ST., M.Pd. sebagai Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk Periode 2017-2022."

Lebih lanjut, klausa kedua menyatakan, implementasi keputusan presiden ini dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pemecatan Sitti Hikmawatty sebelumnya direkomendasikan oleh Dewan Etika KPAI.

Sitti Hikmawatty dianggap bersalah karena pernyataannya tentang wanita yang bisa hamil di kolam renang.


Artikel ini telah dipublikasikan di tribunnewsbogor.com dengan judul Dismissed Jokowi, Sitti Hikmawatty Open Voice

__Terbit pada
28 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *