Dadang: Karena "Bibi Corona", penghasilan saya turun tajam!

Dadang: Karena

* Muhammad Ramdani atau dijuluki Dadang, seorang tukang ojek yang bertempat tinggal di Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: dermaga pribadi)

Jakarta, Viralmedia.Fun – kehadiran virus korona atau Covid-19 di Indonesia mengakibatkan banyak orang yang meninggal. Selain itu, pasien positif Covid-19 terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Baca juga:

Virus Corona bermutasi begitu cepat, jangan anggap enteng dan sepele

Bisakah Virus Corona disembuhkan?

Dipuji Terhadap Covid-19, tagar #AniesKeren Menjadi & # 39; Topik Tren & # 39; di Twitter

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengungkapkan data hingga Sabtu (4/11/2020) ada tambahan 4 pasien pulih sehingga total 286, pasien konfirmasi positif meningkat 330 total oleh 3.842, dan kematian pasien meningkat 21 dengan total 327.

Pandemi korona juga melanda perekonomian nasional. Banyak perusahaan mengurangi produksi dan memberhentikan karyawan. Juga merasakan efek dari serangan korona adalah pekerja informal, seperti pengemudi atau pengemudi ojek dan pekerja karena pendapatan mereka menurun.

Salah satu pekerja informal yang terganggu oleh kehadiran Corona adalah Muhammad Ramdani. Pria yang akrab disapa sehari-hari Dadang ini mengandalkan hidupnya sebagai tukang ojek. Dia tinggal di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, tidak jauh dari rumahnya.

Dadang mendapat perintah untuk membawa kucing ke dokter hewan. (Foto: doc. Pibaadi)

Dadang berusia 64 tahun. Pria kelahiran Jakarta ini sudah lama menjadi pengemudi ojek, sejak 2006. Sebelumnya ia pernah bekerja di beberapa perusahaan swasta.

"Saya seharusnya sudah pensiun. Tetapi jika saya tidak bekerja, siapa yang memberi makan keluarga?" Kata ayah tiga anak ini ketika diwawancarai obsessionnews.com via WhatsApp, Minggu (12/4).

Sebelum badai korona Dadang mengklaim penghasilannya, yaitu rata-rata satu hari berpenghasilan Rp 150 ribu – Rp 200.000. Dan ketika Corona hadir di Indonesia dia merasa khawatir, karena penghasilannya turun drastis.

Dadang bercanda menyebut virus corona sebagai "Bibi Corona".

"Karena tante Bibi Corona penghasilan saya turun tajam! Sebelum" Bibi Corona "saya, penghasilan saya besar, rata-rata saya bisa mendapatkan Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per hari. Lalu ketika ada" Bibi Corona "penghasilan saya turun "Kadang-kadang bisa jadi Rp 100.000 per hari, kadang-kadang tidak bisa memesan sama sekali," kata Dadang.

Halaman selanjutnya

__Terbit pada
12 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *