Covid-19 Penerima Manfaat Harus Beragama Islam, Gubernur Babel memperingatkan Kepala Urusan Sosial

Viralmedia.Fun – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman menegur Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Babel M. Aziz Harahad karena surat yang ia buat terkait dengan penerima bantuan untuk orang-orang yang terkena dampak Corona atau Covid- 19 pandemi virus. Aziz ditegur karena mendaftar salah satu syarat bahwa penerima bantuan harus Muslim.

Erzaldi secara resmi menyampaikan teguran tersebut melalui surat yang telah ia tanda tangani di Pangjalpinang pada 9 April 2020. Dalam surat yang ditulisnya Erzaldi menganggap surat yang dibuat Aziz dengan tujuan Kepala Dinas Sosial Kabupaten / Kota itu sebenarnya menimbulkan keresahan.

"Telah menimbulkan masalah sosial dalam kehidupan keberagaman di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," demikian tertulis dalam surat yang diterima Suara.com, Sabtu (4/11/2020).

Erzaldi menilai kebijakan itu tidak boleh dilakukan. Justru dengan apa yang dilakukan Aziz menunjukkan sikap diskriminatif dalam mengambil kebijakan dalam bertindak sesuai dengan posisi yang ditugaskan padanya.

Untuk itu, Erzaldi juga menegur Aziz karena dianggap sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak patuh dan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2020 dan Perka BKN Nomor 21 Tahun 2020 yang berbunyi "mengambil tindakan atau tidak mengambil tindakan yang dapat menghambat dan memperumit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi mereka yang dilayani, sesuai dengan ketentuan hukum ".

Sebagai catatan, sebuah surat resmi dikeluarkan oleh Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meminta pengumpulan data mustahik untuk penerima bantuan pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, surat itu menyatakan bahwa salah satu syarat untuk penerima bantuan harus Muslim.

Surat itu dibuat di Pangkalpinang, 30 Maret 2019 dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung M. Aziz Harahad. Surat itu ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten atau Kota di wilayah tersebut.


Dalam surat itu dijelaskan bahwa Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyerahkan bantuan sosial kepada Badan Amil Zakat (Baznas) setempat untuk membantu orang-orang yang terkena dampak Covid-19.

"Untuk mengurangi dampak negatif dari penyebaran Covid-19 bagi ekonomi dan kehidupan, dan membantu mengurangi beban hidup bagi orang-orang yang kurang mampu," tulis surat yang diterima oleh Suara.com, Sabtu (11/4/2020) .


Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kemudian meminta setiap kepala dinas sosial kabupaten atau kota untuk mengusulkan daftar calon penerima manfaat dengan sejumlah syarat.

Syarat nomor satu adalah bahwa penerima harus Muslim. Kemudian penerima berhak untuk menerima bantuan, tidak dapat dan harus disertai dengan Certificate of Disability (SKTM).

Kemudian persyaratan berikutnya adalah bahwa penerima manfaat adalah bisnis kecil dan pekerja harian yang diprioritaskan, yang secara langsung dipengaruhi oleh terjadinya pandemi Covid-19 seperti penjual makanan goreng, kantin, buruh harian dan lainnya.

Persyaratan berikutnya adalah bahwa penerima saat ini tidak menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial Indonesia, seperti program kebutuhan dasar sembilan, program harapan keluarga, orang tua, cacat dan bantuan lainnya.

Persyaratan terakhir adalah bahwa penerima harus disertai dengan pernyataan dari Bupati atau Dinas Sosial Kota. Data harus dikumpulkan dan disediakan selambat-lambatnya 13 April 2020. (Suara.com)

__Terbit pada
11 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *