Covid-19 Gugus Tugas MUI Harus Bersinergi dengan Semua Pihak Viralmedia.Fun

title=MUI-600x400/

Jakarta, Viralmedia.Fun – Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat untuk membentuk Satuan Tugas untuk menangani wabah pandemi Covid-19 di negara ini. Gugus Tugas MUI berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja dalam membantu masyarakat baik tim medis maupun mereka yang terkena dampak Covid-19.

Sekretaris MUI Wantim, Prof. KH. Noor Ahmad, berharap melalui Satuan Tugas Covid-19, dapat menyederhanakan dan mempercepat upaya penanganan korona, sehingga dampaknya tidak meluas. Karena itu ia menekankan pentingnya sinergi sehingga gerakan Satgas MUI Covid-19 dapat diukur dan diarahkan, dan tepat sasaran.

Menurutnya tidak hanya terkait dengan pendistribusian bantuan, tetapi juga masalah mendidik masyarakat tentang isu-isu penting terkait pandemi Corona seperti pendidikan tentang penolakan pemakaman jenazah Covid-19 dan pendidikan orang-orang terkait untuk beribadah selama wabah Covid-19.

"Kami memiliki tugas dan tanggung jawab besar untuk memberikan pemahaman bersama tentang mematuhi rekomendasi pemerintah di satu sisi, dan implementasi fatwa MUI terkait dengan ibadah selama wabah korona," kata Noor Ahmad dalam pernyataan tertulisnya, Senin (4/4) 13/2020).

Dalam menjalankan tugasnya, Noor Ahmad mengatakan Satgas Covid-19 MUI harus mampu berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk bisa memetakan wilayah Indonesia mana yang sudah berada di zona merah dan yang masih zona hijau, sehingga mereka dapat membantu mereka dalam menjalankan tugasnya.

Juru bicara Satuan Tugas MUI Covid-19, KH M Cholil Nafis, menambahkan bahwa ada dua hal utama yang akan dilakukan Gugus Tugas MUI Civid-19 untuk mengatasi penyebaran virus dan mengatasi dampak virus.

Pertama, memberikan pendidikan dan pencerahan kepada komunitas spiritual dalam memutus rantai penularan virus dan bagaimana berperilaku religius bagi mereka yang terkena dampak Covid-19, medis, dan komunitas.

Kedua, katanya, menggalang bantuan materi dari orang-orang dan berbagai pihak untuk mengatasi kurangnya peralatan perlindungan pribadi untuk medis dan masyarakat. Juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang kurang karena dampak Covid-19.

Ketua Satuan Tugas Mvid Covid-19 MUI, KH M Zaitun Rasmin, menjelaskan bahwa untuk memaksimalkan kinerja Satuan Tugas Mvid Covid-19, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti BNPB dan Covid-19. Satuan Tugas Nasional, termasuk dengan jaringan organisasi massa Islam dan lembaga filantropi.

Sementara itu, Ketua MUI Dana Dakwah Islam, KH Misbahul Ulum, menambahkan bahwa pihaknya telah menerima sumbangan sebesar Rp 204 juta dari berbagai kelompok untuk penanganan Covid-19.

Pengumpulan donasi bekerja sama dengan Komisi MUI, yang saat ini ditujukan untuk mitra MUI di tingkat pusat dan daerah. (Albar)

__Terbit pada
14 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *