Corona Biang Kerok Penurunan PAD Kabupaten Bandung, Tapi Hanya Prediksi

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diprediksi menurun tahun ini, terutama di sektor pajak. Karena garanya adalah wabah korona yang terus menjadi gila.


Viralmedia.Fun | BANDUNG – Banyak hotel dan restoran menghentikan layanan mereka karena wabah korona merupakan indikasi penurunan PAD dari sektor pajak. Selain itu, ada kebijakan pemerintah yang memberikan keringanan pajak kepada perusahaan tertentu yang terkena dampak pandemi co-19.

Argumen itu setidaknya dikemukakan oleh Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Uya Mulyana, Kamis lalu (30/4/2020). Menurutnya, di beberapa sektor, seperti industri tekstil dan produk tekstil pada umumnya, memang banyak yang terpengaruh. Namun, dimungkinkan untuk mentransfer produksi.

Pemindahan produksi yang dilakukan, lanjut Uya Mulyana, bukan tidak mungkin menjadi produk yang saat ini sedang dicari, yaitu bahan baku pembuatan APD.

Menanggapi situasi ini, Uya Mulyana mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk lebih dekat melakukan pengawasan pajak pada industri dan sektor lain agar dapat memaksimalkan pajak.

"Itu harus diaudit secara menyeluruh, jangan sampai ada orang mengambil keuntungan dari situasi seperti sekarang untuk melarikan diri dari membayar pajak atau melaporkan pendapatan yang tidak sesuai dengan aslinya," katanya.

Menurut Uya, sebuah perusahaan yang terkena dampak korona harus diberi kelegaan sehingga dapat melanjutkan bisnisnya. Namun, untuk perusahaan yang berjalan dengan baik, mereka harus membayar pajak sesuai ketentuan. ***

__Terbit pada
30 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *