Cluster Buruh Ditunda, Fahira Menyebutkan Langkah yang Benar dan Bijaksana

Cluster

* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: dermaga pribadi)

Jakarta, Viralmedia.Fun – Anggota DPD RI Fahira Idris menanggapi positif keputusan Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat yang sepakat untuk menunda diskusi tentang klaster ketenagakerjaan dalam RUU. Penundaan ini sebelumnya disuarakan oleh banyak pihak. Memang, sejak awal rancangan undang-undang omnibus, RUU Cipta Karya Ketenagakerjaan, khususnya kelompok pekerja, dianggap penuh kontroversi sehingga menghasilkan polemik dan pengawasan publik.

Baca juga:

Fahira Idris: Tayangan Kekerasan & # 8216; Racun & # 8217; Untuk Anak-Anak Kita

Fahira Idris: Kinerja Gubernur Anies perlu terus-menerus dikritik

Mengenai Uighur, Fahira Idris Menyerukan Warga Dunia untuk Terus Mengutuk Tiongkok

Sorotan semakin tajam karena sebelumnya pembahasan RUU itu direncanakan akan berlanjut di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu Fahira mengatakan bahwa keputusan untuk menunda cluster ketenagakerjaan dalam RUU Hak Cipta Kerja adalah langkah yang tepat dan bijaksana.

"Cluster ketenagakerjaan membutuhkan masukan dari banyak pihak, terutama dari berbagai organisasi buruh, akademisi, pengusaha, dan tentu saja dari berbagai komunitas. Proses menangkap aspirasi ini tidak akan maksimal di tengah pandemi Covid-19 yang sangat membatasi mobilitas orang, "kata Fahira di Jakarta dalam pernyataan tertulis yang diterima obsessionnews.com, Sabtu (25/4/2020).

Dia mengungkapkan bahwa strategi diskusi untuk RUU itu dianggap kontroversial dan hanya menerima satu fokus tajam, yaitu membuka ruang seluas mungkin bagi publik untuk berpartisipasi, berdiskusi, dan mengikuti semua proses secara transparan.

"Saya pikir strategi ini harus dikejar oleh Pemerintah dan Parlemen dalam pembahasan RUU Cipta Karya. Oleh karena itu, keputusan untuk menunda cluster ketenagakerjaan dalam RUU Hak Cipta Kerja adalah langkah yang tepat dan bijaksana," katanya.

Halaman selanjutnya

__Terbit pada
25 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *