Cara dan Ketentuan Ini untuk Mendapatkan Bantuan Kredit Kendaraan Menurut Jokowi Janji

JAKARTA – Masyarakat Indonesia yang terkena dampak co-19 pada umumnya mempertanyakan cara dan kondisi untuk memperoleh kredit kendaraan dan sewa pinjaman. Orang-orang umumnya mengajukan pertanyaan melalui grup Facebook dan bahkan melalui akun media sosial masing-masing.

Pertanyaan tentang bagaimana mendapatkan bantuan cicilan kendaraan selama satu tahun (12 bulan) mulai muncul setelah Presiden Joko Widodo (jokowi) mengumumkan satu tahun pelonggaran kredit untuk berbagai pihak yang bisnis dan pendapatannya dilanda pandemi virus Corona.

Diketahui, pada 24 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan langkah-langkah untuk mengurangi dampak ekonomi kepada masyarakat sebagai hasil dari pandemi virus corona COVID-19. Salah satu langkah ini adalah kelonggaran untuk pembayaran pinjaman kendaraan satu tahun untuk orang-orang yang bekerja di sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Presiden Jokowi memungkinkan pembayaran pinjaman kendaraan selama satu tahun bagi orang yang bekerja di sektor informal seperti pengemudi ojek online.
Presiden Joko Widodo

Pinjaman yang diberikan kepada kendaraan karena pandemi virus Corona bukan untuk semua orang yang memiliki angsuran.

Kriteria untuk mereka yang berhak menerima ditegaskan kembali oleh Asosiasi Jasa Keuangan Indonesia (APPI).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera setelah itu mengeluarkan pernyataan bahwa ia sedang menyelesaikan aturan untuk kelonggaran kredit. Mereka juga memberi tahu tiga tahap yang harus dilalui debitor untuk mendapatkan keringanan kredit kendaraan bermotor.

Sekarang, giliran Asosiasi Jasa Keuangan Indonesia (APPI) untuk merespons. Melalui pernyataan resmi awal pekan ini, mereka mengklaim memahami bahwa penyebaran virus bernama resmi Covid-19 berdampak pada perekonomian nasional yang kemudian juga dapat mempengaruhi kondisi keuangan debitur.

"Sebagai wujud kepedulian kami terhadap wabah yang terjadi dan sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan, kami dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan (APPI) bersama dengan semua anggota perusahaan pembiayaan menawarkan restrukturisasi (bantuan) kepada Bpk. / Nyonya yang sedang mengalami kesulitan keuangan sebagai akibat penyebaran Virus Corona, "tulis mereka dikutip dari mobil123.com.

APPI menjelaskan lima kondisi atau kriteria bagi debitur yang dapat menerima kelonggaran kredit. Kriteria ini sendiri bersifat umum, yang mengacu pada pinjaman kendaraan dan tidak bermotor. Berikut detailnya:

  1. Debitor dipengaruhi oleh Covid-19 dengan nilai kredit atau leasing di bawah Rp10 miliar untuk pekerja informal, pendapatan harian, usaha mikro dan usaha kecil (kredit UMKM dan KUR).
  2. Relief dapat diberikan dalam jangka waktu maksimum satu tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok / bunga, perpanjangan waktu, atau hal-hal lain yang ditentukan oleh bank / leasing.
  3. Mengirimkan ke bank / leasing dengan mengirimkan permintaan melalui saluran komunikasi bank / leasing.
  4. Jika dilakukan secara kolektif, misalnya melalui perusahaan, dewan direksi harus memvalidasi data yang diberikan kepada bank / leasing.

Untuk debitur yang tidak termasuk dalam poin-poin yang disebutkan di atas, bank / leasing memiliki kebijakan pemberian kredit / leasing, sehingga debitur dapat melakukan kontak langsung melalui fasilitas komunikasi yang telah digunakan dan masih tidak perlu hadir atau berhadapan muka .

OJK sangat berharap bahwa debitor selalu mengikuti informasi resmi dari bank / leasing. Tidak mudah untuk mempercayai informasi tipuan. OJK juga mendesak pelanggan untuk melaporkan ke bank / leasing jika ada penagih utang yang melakukan teror atau tidak mematuhi peraturan.

Laporan ke OJK dapat disampaikan melalui telepon 157, Whatsapp (WA) 081 157 157 157, atau email ke [email protected] yang menyebutkan nama, bank / perusahaan leasing, dan masalah yang dihadapi.

OJK Kebocoran Cara Mendapatkan Bantuan Kredit / Angsuran Menurut Janji Jokowi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis cara dan ketentuan untuk mendapatkan konsesi pinjaman kendaraan bermotor di tengah pandemi virus Corona. Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan dan dilewati untuk mendapatkannya.

OJK, melalui publikasi 'Pertanyaan yang Sering Diajukan Restrukturisasi Kredit / Dana terkait Dampak Covid-19' yang diperoleh Mobil123.com pada Kamis (26/3/2020) malam, mengatakan restrukturisasi diprioritaskan untuk debitur yang memiliki niat baik dan dipengaruhi oleh Covid-19. Artinya, debitur harus berkomunikasi terlebih dahulu secara online / surat tanpa tatap muka untuk menyampaikan masalah dan keberadaan kendaraan yang menjadi objek sewa.

"Ini penting agar perusahaan leasing / keuangan sesuai dengan prosedur penarikan kendaraan masih dapat bekerja sama dengan polisi untuk mengambil tindakan hukum jika ada unsur-unsur terhadap tindakan hukum perdata atau pidana," tulis OJK.
Ada tiga tahapan penting yang harus diketahui debitor. Berikut detailnya:

Cara mendapatkan bantuan cicilan kendaraan selama 1 tahun dari bank atau pembiayaan
Ilustrasi
  1. Debitur diharuskan untuk mengajukan permintaan untuk restrukturisasi lengkap dengan data yang diminta oleh bank / leasing yang dapat disampaikan secara online melalui email / situs web yang ditentukan oleh bank / leasing tanpa harus bertatap muka.
  2. Bank / leasing kemudian akan melakukan penilaian, termasuk di antaranya: apakah debitur terkena dampak langsung / tidak langsung, pembayaran pokok / bunga historis, kejelasan kepemilikan kendaraan (terutama untuk leasing).
  3. Bank / leasing menyediakan restrukturisasi berdasarkan profil debitur untuk menentukan pola restrukturisasi atau perpanjangan waktu, jumlah yang dapat direstrukturisasi, termasuk jika masih ada kemampuan untuk membayar kembali nilai angsuran melalui penilaian dan / atau diskusi antara dua pihak. Ini tentu saja memperhitungkan pendapatan debitur yang dipengaruhi oleh Covid-19.

Pandemi Corona sendiri diketahui telah memasuki Indonesia pada 2 Maret 2020, ketika Presiden Joko Widodo mengumumkannya. Sejak itu hingga 26 Maret kemarin, virus yang telah menjadi epidemi di sekitar 190 negara telah menginfeksi 893 orang di negara itu, dengan 78 di antaranya meninggal dan 35 lainnya sembuh. (Xan / Ari)

Daftar Bank dan Leasing yang Memberikan Bantuan Kredit Menurut Jokowi Janji

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis daftar bank dan perusahaan pembiayaan (leasing) yang siap memberikan keringanan kredit di tengah pandemi virus Corona, termasuk pinjaman kendaraan bermotor jika perusahaan terkait memiliki portofolio.

Cara dan ketentuan untuk mendapatkan kredit atau angsuran dari bank atau pembiayaan

Seperti dilaporkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada 24 Maret mengumumkan pemberian konsesi kredit kepada pekerja informal dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ini termasuk pinjaman kendaraan bermotor untuk pengemudi ojek online dan ojek online.

Kriteria untuk debitur yang berhak untuk relaksasi kredit telah diberitahu. Fase yang harus dilalui untuk mendapatkan kelonggaran kredit juga telah diterbitkan, di antaranya adalah membuat pengajuan di muka.

Jokowi, menyapa Joko Widodo, kemudian mengatakan bahwa mereka yang berhak sudah dapat mengajukan permohonan keringanan kredit mulai 1 April 2020. Ini bisa dilakukan melalui email, situs resmi perbankan / leasing, serta Whatsapp dari masing-masing perusahaan.

POJK ini adalah bagian dari Stimulus Ekonomi II yang diluncurkan untuk melonggarkan ketentuan kredit bank di tengah ancaman pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan bahwa kebijakan relaksasi dalam bentuk restrukturisasi pinjaman diberikan sehingga pekerjaan dari mekanisme rumah, penahanan fisik, dan pembatasan mobilitas lainnya dapat dilakukan secara efektif.

"Pemerintah mengapresiasi beberapa bank yang siap menerapkan kebijakan. Sikap beberapa bank yang siap melonggarkan UMKM telah mengadopsi Peraturan OJK (POJK) No. 11 / POJK.03 / 2020 tentang Stimulus Ekonomi Nasional yang telah dirilis akhir bulan ini, "jelas Fadjroel kepada rebulika.oc.id, Minggu (29/3/2020).

Yang terbaru, OJK merilis daftar bank umum, bank umum syariah, perusahaan pembiayaan, Bank Kredit Daerah (BPD), dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) yang siap memproses dan memberikan keringanan kredit termasuk pinjaman kendaraan bermotor jika mereka memiliki portofolio .

Berikut ini adalah daftar lengkap secara umum berdasarkan data per 31 Maret 2020 yang diunduh dari situs web resmi OJK. Untuk cara dan ketentuan pengajuan, Anda dapat menghubungi bank atau pembiayaan masing-masing.

Perusahaan Pembiayaan / Pembiayaan

  1. FIFGroup
  2. Keuangan WOM
  3. Mandiri Tunas Finance
  4. CSUL Finance

Bank komersial

  1. Bank Mandiri
  2. BRI
  3. BNI
  4. Panin Bank
  5. BCA
  6. Bank Permata
  7. BTPN
  8. Bank DBS
  9. Indeks Bank
  10. Bank Ganesha
  11. Bank Nobu
  12. Victoria Bank
  13. Bank Layanan Jakarta
  14. Bank Sahabat Sampoerna
  15. IBK Bank Indonesia
  16. Bank Modal
  17. Bank Bukopin
  18. Bank Mega
  19. Bank Mayora
  20. Bank UOB
  21. Bank Fama
  22. Bank Mayapada
  23. Bank Mandiri Taspen
  24. Bank Resona Perdania
  25. BKE Bank
  26. Bank BRI Agro
  27. Bank SBI Indonesia
  28. Bank Graha Arta
  29. Commonwealth Bank
  30. Bank HSBC
  31. ICBC Bank
  32. JP Morgan Chase Bank
  33. Bank Oke Indonesia
  34. MNC Bank
  35. KEB Hana Bank
  36. Shinhan Bank
  37. Bank Standard Chartered
  38. Bank Cina
  39. Bank BNP Paribas Indonesia
  40. Bank Artos
  41. Di bank
  42. Bank Indonesia
  43. Bank MAS
  44. CTBC Bank

BPD

  1. Bank BJB
  2. Bank BPD Bali
  3. Bank NTT
  4. Bank Sumatera Utara
  5. Bank Babel Sumsel
  6. Bank Jawa Tengah

BPR

  1. BPR Double yang sederhana
  2. BPR Talenta Raya
  3. BPR Christa Jaya Perdana
  4. BPRS Bakti Artha Sejahtera Sampang
  5. BPR Sari DinarKencana
  6. BPR Modern Kupang
  7. BPR Timor Raya Makmur
  8. BPR Pusaka
  9. BPR Nusantara Abdi Mulia
  10. Dana Pengembangan Bisnis BPR
  11. BPR Danamas Belu
  12. BPR TLM
  13. BPR Central Bitobi
  14. BPR UGM
  15. BPR Arta Yogyakarta
  16. BPR AMI
  17. MAM BPRS
  18. BPR Sinar Mulia Papua
  19. BPRS Mitra Cahaya Indonesia
  20. BPR Shinta Daya
  21. BPRS Mitra Harmoni
  22. Formulir Bank Syariah
  23. BPR Tapa
  24. BPR Artha Bali Jaya
  25. BPR Sadana
  26. BPR Suadana
  27. BPR Amerta Sari
  28. BPR Artha Budaya
  29. BPR Tridarma Putri
  30. BPR Dinar Jagad
  31. BPR Varis Mandiri
  32. BPR TISH
  33. BPR Sewu Bali. (Xan / Ari)

Sampai sekarang, cara dan kondisi kacau untuk mendapatkan keringanan kredit atau angsuran masih bermunculan di media sosial.

__Terbit pada
27 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *