Burhanuddin Resmi Mengumumkan Setia Untung Arimuladi Menjadi Wakil Jaksa Agung

Burhanuddin

* Setia Untung Arimuladi. (Foto: Wikipedia)

Jakarta, Viralmedia.Fun – Jaksa Agung Indonesia ST Burhanuddin secara resmi mengumumkan Setia Untung Arimuladi sebagai pejabat definitif Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, menggantikan almarhum Arminsyah yang meninggal karena kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Informasi Hukum (Kapuspenkum) Jaksa Agung Indonesia, Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2020).

"Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor: 76 / TPA 2020 tanggal 27 April 2020, Wakil Jaksa Agung diangkat menjadi Setia Untung Arimuladi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pendidikan dan Pelatihan (Kaban Diklat), "kata Hari.

Selain itu, diumumkan juga bahwa Direktur resmi Lembaga Pelatihan Kejaksaan Indonesia dan Staf Ahli Kejaksaan Republik Indonesia di bidang Administrasi Sipil dan Negara berdasarkan Keputusan Presiden. (Keppres) Nomor: 76 / TPA Tahun 2020 tanggal 27 April 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Tingkat Tinggi di Kantor Kejaksaan Agung, yang akan menunjuk Pejabat Tingkat Tinggi pada saat pelantikan.

"Kedua, Tony Tribagus Spontana, sebagai Kepala Kantor Pendidikan dan Pelatihan Jaksa Agung. Ketiga, Fadil Zumhana sebagai Staf Ahli Jaksa Agung Urusan Sipil dan Administrasi," tambahnya.

Hari juga menjelaskan, sesuai dengan Keputusan Presiden, para pejabat ini akan melaksanakan tugas mereka sejak saat pelantikan.

"Pelantikan akan diadakan secara terbatas pada hari Senin, 4 Mei 2020 sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung," katanya.

Mengingat waktu peresmian masih dalam masa darurat pandemi Covid-19, maka untuk mendukung upaya mencegah penyebaran dan transmisi Covid-19.

"Upacara seremonial akan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dalam pandemi," katanya.

Dengan pengangkatan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia yang definitif, diikuti dengan penggantian jabatan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan dan Staf Ahli Jaksa Agung Republik Indonesia, Urusan Sipil dan Administrasi, organisasi Kantor Kejaksaan dapat ditingkatkan lebih lanjut sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang yang diberikan oleh Undang Undang

"Selain itu, negara dan negara kita berada dalam keadaan darurat kesehatan terkait pandemi Covid 19 yang membatasi pergerakan semua warga negara Indonesia, termasuk orang-orang Adhyaksa dalam menjalankan tugasnya," pungkas Hari. (POY)

__Terbit pada
29 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *