Banyak narapidana yang dibebaskan bertindak, Menkumham mengatakan jumlahnya masih rendah

Banyak

* Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly. (Foto: Beacon)

Jakarta, Viralmedia.Fun – Setidaknya ada 30.000 ribu narapidana (tahanan) yang dibebaskan dengan alasan untuk mencegah penyebaran korona. Namun, belakangan ini tahanan yang dibebaskan bertindak. Mereka banyak yang melakukan kejahatan, sehingga membuat orang gelisah.

Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly juga meminta semua stafnya untuk meningkatkan koordinasi dengan polisi terkait tahanan yang dibebaskan lagi untuk melakukan tindak pidana lagi. Yasonna bertanya kepada polisi bahwa napi akan segera dipenjara lagi.

"Saya berharap semua Kakanwil dan Kadivpa akan berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Daerah di seluruh wilayah mereka, sehingga tahanan yang mengulangi kejahatan setelah mendapatkan asimilasi dan integrasi akan segera dikembalikan ke lembaga pemasyarakatan setelah menjalani BAP di kepolisian. Sehingga mereka yang terlibat langsung menjalani hukuman pidana, "kata Yasonna dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Hal ini disampaikan Yasonna saat memberikan pengarahan online kepada semua Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpa) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Selain itu, Yasonna meminta stafnya untuk menyelesaikan semua administrasi tahanan yang dibebaskan karena virus Corona.

Halaman selanjutnya

__Terbit pada
20 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *