Banyak Hotel Tutup Tetapi Mengapa Banyak yang Kehilangan?

title=IMG-20200410-WA0068/

Berlibur di sebuah hotel di dekat pantai adalah impian keluarga kecil (Foto: dermaga pribadi Aditya))

JAKARTA, Viralmedia.Fun: Selain sebagian besar jaringan hotel yang memutuskan untuk ditutup sementara, sisanya yang selamat dari pandemi Covid-19 juga melakukan berbagai strategi untuk bertahan hidup.

Ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, hingga Senin pekan lalu (6/4) sudah ada 1.226 hotel yang ditutup.

Penutupan hotel berdampak pada sekitar 150.000 karyawan. Tidak mengherankan bahwa dana tunai terus mengalir berbagai strategi baru dilakukan. "Pengeluaran hotel terbesar adalah gaji karyawan, dan utilitas, seperti listrik dan air. Hotel dapat ditutup sehingga biaya utilitas berkurang, tetapi karyawan, tidak tidak Anda bisa, "kata Haryadi.

Tidak heran promo sekarang beredar untuk membuat kamar hotel untuk bekerja serta karantina mandiri yang dapat dibayar per minggu hingga sebulan seperti sewa kamar kos.

Jaringan hotel Holiday Inn menawarkan para tamu bekerja lebih efisien saat melakukan reservasi selama lima malam. Pemesanan kamar termasuk poin hadiah, sarapan, koneksi WiFi berkecepatan tinggi, area kerja besar dan kursi ergonomis yang nyaman.

Para tamu juga dapat menikmati fasilitas hotel lainnya seperti ruang kebugaran dan binatu mandiri yang dibersihkan secara teratur dengan hati-hati.

Hotel-hotel lain di Bali juga menawarkan paket kerja dari hotel-hotel dengan rentang minggu hingga sebulan hingga akhir Mei. Paket ini dihargai mulai dari Rp 650.000 hingga Rp 2.500.000 dengan fasilitas Wi-Fi, akses ke kolam renang, diskon cuciandan membersihkan ruangan dua kali seminggu.

Meskipun banyak hotel menawarkan paket menginap yang menarik, keluarga muda masih memilih untuk bekerja dari rumah. Rumahku Surgaku masih dianggap lebih efektif bahkan ketika berlibur dengan hotel keluarga tetap menjadi pilihan mereka.

Aditya, 35 tahun, eksekutif di perusahaan memulai sektor telekomunikasi misalnya setiap tahun setidaknya melakukan liburan keluarga dua kali dengan tujuan wisata yang berbeda, baik di dalam maupun luar negeri.

Pilihan tur masih Bali, Jogja, Malang, dan negara-negara tetangga seperti Singapura karena selalu ada atraksi baru dan banyak pilihan untuk bepergian dengan istrinya, Vidya Paramitha dan putra mereka, Sarah Anjani yang akan berusia lima tahun pada 21 April.

Pilihan hotel selama liburan adalah masalah utama karena sudah waktunya ikatan dengan keluarga jadi sebelum memesan on line memang sangat memperhatikan fasilitas yang ada karena sekarang mudah mendapatkan video, gambar dan lainnya sebelum melakukan pemesanan.

Aditya berharap bahwa pemerintah akan fokus pada penanganan pandemi yang saat ini terjadi sehingga perekonomian dapat pulih setelah wabah virus korona berakhir dan kemudian liburan keluarga dapat direalisasikan kembali.

width=1024
Prasetyo Yudo dan keluarga (foto: dok.pribadi)

Prasetyo Yudo, 42, juga menunggu wabah pandemi virus ini untuk kembali berlibur di Hotel. Para eksekutif yang bekerja di perusahaan distributor buah ini memiliki banyak pilihan untuk berlibur di hotel bersama dua putri mereka, Devana dan Danya.

Pilihan liburan di hotel adalah karena berbagai fasilitas di bawah satu atap sehingga ia biasanya memilih hotel yang lengkap untuk kegiatan dengan kedua putrinya. Kehilangan liburan di hotel yang nyaman dengan kolam renang yang indah tentunya.

Maklum istrinya, Dea Asdewi, 41, bekerja di perbankan, yang juga sibuk dengan jam kerja yang ketat sebagai bisnis jasa. Oleh karena itu, pilihan untuk tinggal di hotel selama liburan sekolah memang merupakan pilihan, minimal dua liburan setahun.

"Tetapi untuk sekarang bekerja dari rumah sendiri adalah pilihan terbaik. Tetapi setelah epidemi, kami juga memiliki tujuan untuk menuju hotel mana," kata Prasetyo Yudo.

Hotel resor di Bali, misalnya, sangat menggoda, terutama yang terletak di dekat pantai dan ada kolam renang. Dia juga memilih lokasi yang dekat dengan mana-mana karena bisa menghemat waktu sehingga liburan yang lebih efektif dan efisien tidak akan kehabisan waktu di jalan.

Di luar liburan keluarga, pria yang akrab disapa Yudo ini juga mengambil liburan 2-3 hari hanya dengan istri tercinta baik di rumah maupun di luar negeri. Agen Perjalanan Online (OTA) banyak membantu untuk membuat reservasi mendadak.

OTA menghubungkan para pelancong dengan pengalaman yang tak terlupakan, pilihan transportasi yang mudah, dan penginapan yang luar biasa, dari rumah ke hotel dan banyak lagi, sehingga Yudo mengakui kesempatan untuk cuti tahunan juga disisihkan untuk kami berdua.

Lari cepat Setelah melakukan penelitian tahun lalu yang menyatakan bahwa lebih dari 50% milenium di Indonesia telah melakukan perjalanan dua kali, masing-masing selama satu hingga empat hari, menunjukkan bahwa milenium lebih suka melakukan perjalanan singkat tetapi sering. Jadi, sudahkah Anda memutuskan kemana Covid-19 akan pergi?

__Terbit pada
15 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *