Bahkan di tengah-tengah Corona, LKPJ Walikota tidak dapat ditunda

Laporan Kinerja yang Bertanggung Jawab (LKPJ) dari Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 2019 harus segera dibicarakan dan tidak dapat ditunda seperti kegiatan lainnya, meskipun wabah korona saat ini sedang terjadi.


| SUKABUMI "LKPJ harus diserahkan ke DPRD Kota Sukabumi paling lambat 30 April," kata Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L Sukmana, Rabu (22/4/2020).

Asep melanjutkan, buku atau laporan harus masuk sebelum akhir April, artikel akan dibahas lebih dulu di DPRD Kota Sukabumi.

"Mengenai solusi untuk pertemuan AKD dan SKPD, apakah pertemuan fisik atau konferensi video, belum ada kesepakatan, karena buku-buku LKPJ belum mencapai DPRD," katanya.

Dalam aturan tersebut, kata Asep, pembahasan Walikota LKPJ dan Wakil Walikota Sukabumi harus diselesaikan selama satu bulan. Mulai dari tanggal pengiriman dari Pemerintah Kota Sukabumi. "Jadi tidak bisa ditunda karena LKPJ ini," jelasnya.

Faktanya, untuk pengiriman teknis LKPJ melalui pleno, belum diputuskan, karena tidak diperbolehkan untuk mengumpulkan banyak waktu. "Kemungkinan besar melalui vc," katanya.

Sementara itu, PLT Asda 1 dari Pemerintah Kota, Iskandar Ifhan, mengatakan bahwa pengiriman Walikota dan Wakil Walikota LPKJ Sukabumi sedang dalam proses. Dia memastikan bahwa dia tidak akan melebihi batas waktu yang ditentukan untuk 30 April.

"Dalam proses pencetakan, Insya Allah, dalam waktu dekat ini akan segera disampaikan ke DPRD Kota Sukabumi," katanya. ***

Editor: denkur

__Terbit pada
22 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *