Asosiasi Pengusaha Muda Rahayu Membagikan Paket Makanan kepada Warga

"Distribusi paket sembilan kebutuhan pokok adalah tahap pertama dari bantuan bagi masyarakat Desa Rahayu, yang dikumpulkan dari para pelaku bisnis yang didistribusikan secara luas di sini," kata Apip Khoerudin.

Viralmedia.Fun | BANDUNG – Seribu paket makanan didistribusikan oleh Asosiasi Pengusaha Muda Desa Rahayu di Kabupaten Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kepada warga yang terkena dampak wabah virus korona.

Bantuan makanan pokok bagi warga yang terkena virus korona di Desa Rahayu, dalam bentuk 12,5 kilogram beras dan satu kardus mie instan per kepala keluarga (KK).

Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Rahayu Peduli, Apip Khoerudin, mengatakan bahwa sebanyak 1.000 paket kebutuhan dasar sembilan, nilainya sekitar Rp. 300 juta, dibagikan kepada orang-orang yang kurang mampu, Al-Quran dan guru-guru kehormatan tersebar di 18 RW.

"Penyaluran paket sembilan kebutuhan pokok adalah tahap pertama bantuan bagi masyarakat Desa Rahayu, yang dikumpulkan dari pelaku usaha yang didistribusikan secara luas di sini. Akan ada tahap berikutnya untuk dua bulan ke depan. Karena memang sampai sekarang donasi masih berlangsung, "kata Apip dalam pemberian sementara bantuan makanan kepada warga di RW 5 Kelurahan Rahayu, Selasa (14/4/2020).

Apip sangat menghargai ratusan pengusaha di Desa Rahayu yang antusias terlibat dalam kegiatan ini. Ia berharap bahwa kepedulian pengusaha lokal ini dapat menginspirasi pengusaha lain di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan Indonesia.

"Mari kita bergandengan tangan, membangkitkan semangat gotong royong bagi orang-orang di sekitar kita," katanya.

Ia menambahkan, sistem distribusi makanan dilakukan melalui masing-masing Ketua RW dan dilanjutkan oleh masing-masing Ketua RT. Kemudian dibagikan ke komunitas yang sudah direkam sebelumnya.

Sementara itu Kepala Desa Rahayu, Dadang Suryana menyambut baik aksi sosial yang diprakarsai dan dilakukan oleh pengusaha muda di desanya. Karena sekarang masyarakat sangat membutuhkan bantuan, terutama bantuan makanan.

Menurut Dadang, bantuan pangan atau jaring pengaman sosial yang dijanjikan oleh pemerintah, baik dari Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, tidak datang. Selain dari hutan yang tidak jelas, diperkirakan bantuan dari pemerintah tidak akan mencakup semua orang yang membutuhkan.

"Saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan. Bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah juga tidak datang. Keberadaan gerakan sosial dari wirausahawan muda di Desa Rahayu tentu sangat membantu masyarakat kita," kata Dadang.

Dadang mengatakan, saat ini ada tiga warga Desa Rahayu yang dinyatakan positif virus korona dan lima di Kabupaten Margaasih. Hal ini tentunya harus ditanggapi dengan serius oleh semua pihak, setidaknya dengan terus meningkatkan kesadaran dan juga disiplin masyarakat untuk melakukan jarak fisik. Demikian juga, sangat penting untuk memastikan ketahanan pangan orang-orang yang dipaksa untuk tidak dapat mencari nafkah dari rumah.

"Di desa kami ada sekitar 1.700 orang yang berhak menerima bantuan. Namun pendataan dari Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat belum dapat memenuhi semua kebutuhan. Sehingga bantuan dari pengusaha lokal Desa Rahayu sangat luar biasa untuk membantu masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan untuk kita semua, "jelasnya. ***

Editor: denkur

__Terbit pada
14 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *