ASN Kementerian Agama Dilarang Pulang Ke Rumah Untuk Lebaran

"Karena seperti yang kita tahu, virus tidak bisa bergerak sendiri. Pergerakan seseorang dari satu daerah ke daerah lain, memungkinkan untuk perpindahan virus. Oleh karena itu, kami melarang semua pegawai Kementerian Agama untuk bepergian ke luar daerah untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran seperti itu, "kata Nizar.

Viralmedia.Fun | BANDUNG – Di tengah-tengah pandemi Covid-19, pemerintah melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) dan keluarga mereka dari bepergian ke luar wilayah atau melakukan mudik selama Idul Fitri 1441 Hijriah. Larangan ini termuat dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2020.

Penjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Nizar mengatakan, SE yang ditandatangani oleh Menteri Agama Fachrul Razi pada 9 April 2020, memiliki dua tujuan. Pertama, untuk meminimalkan perpindahan pegawai Kemenag dari satu tempat ke tempat lain, dan kedua sirkulasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Penyakit Virus Corona 2019 (Covid-19).

"Karena seperti yang kita tahu, virus tidak bisa bergerak sendiri. Pergerakan seseorang dari satu daerah ke daerah lain, memungkinkan untuk perpindahan virus. Oleh karena itu, kami melarang semua pegawai Kementerian Agama untuk bepergian ke luar daerah untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran seperti itu, "kata Nizar via ponsel, Selasa (14/4/2020).

Nizar menambahkan, akan ada sanksi bagi Kementerian Agama ASN yang melanggar larangan tersebut, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai.

"Bagi siapa saja yang melanggar, termasuk mereka yang akan pulang pada musim Idul Fitri yang akan datang. Jika ada pegawai Kementerian Agama yang terpaksa melakukan kegiatan di luar daerah, maka yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari atasan masing-masing," jelasnya. Nizar.

Nizar menambahkan, dalam surat edaran itu juga disarankan agar semua pegawai Kementerian Agama bisa menjadi contoh bagi lingkungan mereka dalam berurusan dengan Covid-19. Salah satunya adalah dengan menjadi contoh penerapan gaya hidup sehat.

"Ingat, contohnya adalah salah satu nilai budaya kerja Kementerian Agama. Jadi berikan contoh masyarakat, dengan mengenakan topeng saat dipaksa berada di luar rumah, cuci tangan setiap kali atau setelah melakukan kegiatan, simpanlah jarak aman, dan tinggal di rumah, "perintah Nizar.

Ia menambahkan, hal penting lainnya adalah agar pegawai Kementerian Agama diharapkan ikut serta membantu meringankan beban orang-orang yang lebih membutuhkan di daerah masing-masing. ***

Editor: Muhammad Zein

__Terbit pada
14 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *