7 Tips Untuk Ramadhan Dengan Keluarga Tetap Berarti di Tengah Pandemi Corona | Viralmedia.Fun

title=Ramadhan
Ilustrasi: Ramadhan dengan keluarga. (Foto: Ahsan Dev)

Oleh: Rulli Renata (Praktisi Pendidikan dan Pengamat Keluarga)

Alhamdulillah, bulan Ramadhan, insya Allah, akan segera hadir dengan segala keindahan dan keagungannya. Ayah ibu, apakah kita siap menyambutnya?

Mungkin di bulan Ramadhan sebelumnya, kita memiliki berbagai agenda di luar rumah mulai dari berbuka bersama, tarawih di masjid atau ruang sholat dan agenda khusus Ramadhan lainnya.

Selama wabah pandemi seperti ini, meski banyak hal yang harus dibatasi, jangan sampai Ramadhan kita kehilangan makna. Khusus untuk Ananda, mereka harus tetap mendapatkan kebahagiaan dan kegembiraan dalam melakukan semua ibadah di bulan Ramadhan.

Berikut adalah beberapa cara untuk menjadikan Ramadhan waktu yang indah dan momentum pembelajaran terbaik. Coba lihat

1. Memahami arti puasa untuk andananda

Beri Ananda pemahaman tentang puasa sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Mengapa kita harus berpuasa, apa saja pelajaran dan manfaat dari puasa bahkan kisah-kisah teladan yang berkaitan dengan puasa.

Ceritakan juga kepada Ananda mengapa Ramadhan kali ini tampak agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan ini, Ananda diharapkan dapat memahami mengapa tahun ini ada kondisi yang mengharuskan kita untuk terus menjalankan jarak fisik.

2. Buat "perayaan" untuk menyambut Ramadhan

Apa pun kondisinya, Ramadan harus tetap terasa istimewa. Banyak yang bisa dilakukan, misalnya dengan mengundang Ananda untuk membuat dekorasi rumah untuk menyambut bulan yang mulia ini, salah satunya adalah membuat hiasan dinding misalnya.

Tidak ada salahnya juga mengajak Ananda untuk membersihkan rumah, agar ibadah bersama keluarga di bulan Ramadhan semakin nyaman. Ini juga dapat berguna untuk mempraktikkan independensi.

3. Siapkan agenda Ramadhan bersama

Atur berbagai agenda yang menyenangkan tetapi juga bermakna. Misalnya, Anda dapat membuat daftar kegiatan selama bulan Ramadhan. Jadi Ananda tidak hanya sibuk dengan perangkatnya, tetapi juga dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Menyiapkan agenda bersama juga menarik. Misalnya mendorong satu sama lain untuk membaca atau menyampaikan kisah-kisah sahabat Nabi dan kisah-kisah hikmah dengan cara mendongeng. Hal-hal menyenangkan untuk anak-anak dan menantang untuk Ayah Ibu, kan?

4. Berikan hadiah yang dicintai oleh anak-anak

Hadiah tidak harus berupa barang mahal tetapi bisa dalam bentuk kata-kata dan sikap penghargaan. Berhati-hatilah untuk tidak membuat janji, karena jika ada janji yang tidak ditepati, Ananda akan terus mengingat. Sesuaikan hadiah ini dengan usianya, dan yang paling penting tidak perlu berbicara tentang hukumannya ya.

5. Bagikan dengan sekitar

Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) tidak berarti membuat kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar, terutama bulan Ramadhan adalah bulan terbaik untuk berbagi. Mari mengundang Ananda untuk lebih peduli berbagi dengan tetangga yang sedang berjuang.

6. Siapkan hidangan khusus

Istimewa bukan berarti kemewahan, tetapi yang terpenting adalah kebersamaan dan prosesnya. Kita dapat melibatkan Ananda untuk bereksperimen di dapur untuk menyiapkan makanan ringan berbuka puasa. Kebersamaan ini pasti akan membawa Anda lebih dekat.

7. Habiskan waktu bersama

Dalam kondisi normal, kebersamaan sangat mahal karena masing-masing memiliki aktivitas sendiri. Karena itu, manfaatkan pandemi ini untuk lebih dekat dengan keluarga Anda. Dan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Tetap sehat, Bunda Ayah. Mari kita berdoa semoga Allah SWT akan mengantarkan kita ke bulan mulia yang hanya menghitung hari lagi.

__Terbit pada
21 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *